Maluku Terkini
Cuaca Buruk di Maluku, Transportasi Laut Bakal Tak Kantongi Izin Berlayar
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas I Ambon akan menunda izin pelayaran jika kondisi cuaca semakin buruk.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas I Ambon akan menunda izin pelayaran jika kondisi cuaca semakin buruk.
Dalam beberapa hari terakhir Maluku mengalami perubahan cuaca yang cukup signifikan.
Kondisi ini berpengaruh besar bagi lalu lintas transportasi di laut.
"BMKG sudah menyatakan kondisi cuaca tidak normal," ujar Kepala KSOP Ambon, Andi Fiardi kepada TribunAmbon.com, Jum'at (23/04/2021).
Dia mengaku, sudah memberikan peringatan kepada armada yang sedang berlayar untuk berhati-hati di tengah cuaca buruk ini.
Andi meminta kepada seluruh UPT dan UPP untuk tidak memberikan izin berlayar jika memang cuaca buruk ini masih berlangsung.
Baca juga: Kepala KSOP: Mudik Tidak Dilarang, Hanya Dibatasi Saja
Baca juga: Kerahkan Anjing Pelacak, Aparat Gabungan Masih Kejar Pelaku Penembakan di Saparua
"Sampai saat ini belum ada pelayaran yang ditunda," tandasnya
Ia menyebut pihaknya berpatokan pada informasi yang dikeluarkan BMKG sebelum memastikan untuk menunda transportasi laut berlayar.
Hal ini bukan hanya berlaku untuk kapal besar Pelni, tetapi untuk armada kecil juga seperti kapar perintis dan speed boat di pelabuhan Mardika-Wayame.
"Masyarakat yang mau berangkat juga harus liat cuaca dulu," tutupnya
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Sebelumnya, BMKG melayangkan peringatan terkait aktivitas pelayaran Maluku agar berhati-hati, karena cuaca buruk disertai ancaman gelombang setinggi 4-6 meter akibat siklon Seroja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2342021-andi-fiardi.jpg)