Breaking News:

Tren

Cara Tepat Melakukan Pengaduan Produk ke BPOM

Demi keamanan, sebelum membeli produk kosmetika, obat dan pangan, sebaiknya Anda cek dulu kelayakan produk yang ada via BPOM.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
BPOM Ambon melakukan pengawasan terhadap takjil di kawasan Al-Fatah, Kebun Cengkeh, Batu Merah dan Waiheru, Selasa (28/04/2020) 

TRIBUNAMBON.COM - Demi keamanan, sebelum membeli produk kosmetika, obat dan pangan, sebaiknya Anda cek dulu kelayakan produk yang ada via BPOM.

Jika menemukan bahan obat, kosmetika dan olahan pangan yang sekiranya tak layak edar atau memiliki kemasan mencurigakan yaitu tak dilengkapi bahan komposisi yang jelas, Anda juga bisa melaporkannya ke Balai Besar POM.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri mempunyai tugas pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Obat dan makanan yang dimaksud di sini terdiri atas obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik dan pangan olahan.

Kewenangan BPOM luas. Mencakup penerbitan izin edar produk dan mengeluarkan sertifikat sesuai dengan standar dan persyaratan keamanan, khasiat dan manfaat, serta pengujian obat dan makanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, BPOM juga melakukan intelijen atau penyelidikan di bidang pengawasan obat dan makanan, berwenang menarik produk yang tidak memenuhi standar, dan bisa pula memberi sanksi administratif jika ada pelanggaran-pelanggaran.

Cara cek produk yang ditarik BPOM

Seperti diberitakan Kompas.com (29/03/2021) Anda bisa cek produk yang sudah ditarik BPOM dengan cara mengakses situs resmi cekbpom.pom.go.id.

Kemudian klik daftar produk dan pilih daftar produk ditarik. Di situ Anda bisa melihat produk obat, kosmetik dan olahan pangan apa saja yang sudah ditarik BPOM dari peredaran.

Jika ingin mencari produk yang spesifik, Anda bisa memasukkan kata kunci berupa nama produk atau nama pemilik produk.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved