Breaking News:

Maluku Terkini

Lestarikan Bahasa Daerah, Bupati Malra Sosialisasi Prokes Dengan Bahasa Kei

Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun di sela-sela kegiatan vaksinasi covid-19, mensosialisasikan prokes kepada masyarakat di Gedung Larvul Ngabal,

Penulis: Henrik Toatubun | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Henrik
MALUKU: Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun saat sosialiasi prokes dengan Bahasa Kei, Rabu (21/4/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Henrik Toatubun.

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun di sela-sela kegiatan vaksinasi covid-19, mensosialisasikan prokes kepada masyarakat di Gedung Larvul Ngabal, Ohoijang, Maluku Tenggara, Rabu (21/4/2021) siang.

Uniknya, sosialisasi prokes tersebut disampaikan dengan menggunakan Bahasa Kei.

Sosialisasi prokes dalam Bahasa Kei itu dibuat dalam bentuk spanduk dan dipampang di depan pintu masuk gedung giat vaksinasi tersebut.

Hal tersebut dilakukan agar mendorong masyarakat Kei untuk mencintai kearifan lokal dalam hal ini Bahasa Kei serta melestarikannya.

"Masyarakat Kei harus bisa berbahasa Kei, sebagai wujud anak adat Kei," ujar Hanubun.

Sesekali ia bertanya kepada pelayan publik dan wartawan yang menyaksikan sosialisasi itu dengan bahasa Kei.

"Im kai te ed i ? (kalian tahu atau tidak?)," tanya Hanubun dengan candaan kecilnya.

Baca juga: Pemkab Malra Gelar Vaksinasi Dosis Pertama Bagi 3744 Pelayan Publik dan Lansia

Adapun prokes yang diterjemahkan dalam Bahasa Kei itu antara lain: pak masker (pakai masker), vurik door limam pak sabun (cuci tangan terus dengan sabun), mba vo lalean (menjaga jarak), vaser ros umat wahid (jangan berkerumun) dan bayal vangled wahid (jangan terlalu melakukan aktivitas perjalanan).

Selain itu, dia berpesan kepada semua masyarakat Maluku Tenggara untuk selalu menjaga diri dan keluarga dari penularan covid-19 juga disampaikan dalam Bahasa Kei.

"Mbatang otumum enhow aam warim ental covid-19 (jaga diri sendiri dan keluarga dari covid-19)," kata Hanubun.

Dia pun meminta masyarakat untuk menyampaikannya juga kepada semua keluarga di rumah agar tetap menjaga prokes sekaligus melestarikan Bahasa Kei.

Selain sosialisasi prokes, ajakan untuk divaksin juga dibuat dalam Bahasa Kei, seperti "yaau vaksin rok, o lavir" yang artinya "saya sudah divaksin, kamu kapan?".

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved