Breaking News:

Korupsi ADD

Korupsi ADD Negeri Fattolo, Abdullah Refra Divonis 3,6 Tahun Penjara & Ganti Rugi Rp 384 Juta

Tak hanya itu, dia juga diwajibkan membayar biaya pengganti sesuai dengan jumlah Kerugian Negara sebesar Rp 384.229.000.

TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Terdakwa kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), Abdullah Refra (38) dijatuhi pidana penjara selama 3,6 Tahun.

"Terdakwa terbukti bersalah untuk itu dihukum selama 3,6 tahun penjara," kata Majelis Hakim, Jenny Tulak di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (20/4/2021) siang.

Tak hanya itu, dia juga diwajibkan membayar biaya pengganti sesuai dengan jumlah Kerugian Negara sebesar Rp 384.229.000.

"Terdakwa harus membayar uang pengganti Rp 384.229.000, Jika tidak dibayar dalam jangka satu bulan, seluruh harta akan disitu untuk mengganti kerugian tersebut dan bila tidak cukup maka ditambah hukum penjara selama 2,6 tahun," lanjut Majelis Hakim.

Dalam amar putusan, Majelis Hakim menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 2 ayat jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Baca juga: Kurang dari Satu Jam Hujan di Kota Ambon, Pantai Mardika Dipenuhi Sampah

Baca juga: 6 Terdakwa Kasus Penjual Senpi ke Papua Disidangkan

Untuk diketahui, Abdullah Refra merupakan Mantan Pejabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Fattolo, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Reinaldo Sampe, menuntut terdakwa selama 5 tahun penjara.

JPU dalam dakwaanya mengatakan terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016 Negeri Administratif Fattolo Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. 

Saat itu dana yang dicairkan sebanyak Rp 700 juta lebih.

Terdakwa melakukan markup maupun fiktif ADD sehingga Negara mengalami kerugian sebesar Rp 384.229.000. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved