Breaking News:

Maluku Terkini

Ratusan Pencari Kerja di Masohi Sasar Lowongan di RSUP J Leimena

Terdata sebanyak 180 dari 182 pencari kerja kartu AK1 akan mendaftar pekerjaan di rumah sakit yang diresmikan Presiden Joko Widodo akhir Maret 2021

TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja dan penempatan kerja Distransnaker Maluku Tengah, Mona Picarima, Selasa (20/4/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Ratusan pekerja di Maluku Tengah menyasar lowongan kerja yang dibuka Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr J Leimena, Kota Ambon.

Menurut Kepala Bidang (Kabid)  Pelatihan Kerja dan penempatan kerja Distransnaker Maluku Tengah, Mona Picarima, data itu di dapat administrasi para pencari kerja (Pencaker) yang telah memperoleh  kartu tanda pencari kerja atau kartu AK1.

Terdata sebanyak 180 dari 182 pencari kerja kartu AK1 akan mendaftar pekerjaan di rumah sakit yang diresmikan Presiden Joko Widodo akhir Maret 2021 itu.

"Sesuai data kami kususnya pencaker tahun ini dari Januari hingga April ini totalnya ada 182 nah yang 180 itu semuanya ke RSUP Leimena," kata Picarima, Selasa (20/4/2021).

lanjutnya, hingga saat ini pencaker masih terus bertambah.

Salah seorang pencaker, Arianto kepada TribunAmbon.com mengaku memang banyak dari mereka yang mengambil kartu AK1 dengan tujuan lowongan kerja RSUP Leimena lantaran di tahun ini hanya RSUP yang membuka lowongan kerja.

Baca juga: Pelaku Utama Pembunuh Husin Suat Dihukum 15 Tahun Penjara

Baca juga: PLN Maluku Malut Pastikan Layanan Lebih Cepat dengan New PLN Mobile

"Iya betul bang karena cuma disitu saja yang ada buka loker saat ini. Kalau mau tuggu CPNS lama belum lagi formasinya cuman sedikit kan," ujar Arianto.

Sementara itu, para pekerja yang ingin mendapatkan kartu AK1 bisa langsung mendaftar dengan menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Ijazah semua jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga S1.

Pelayanan Dinas dibuka sejak pukul 08:00 WIT hingga pukul 15:00 WIT di Distransnaker.

"Mereka harus membawa Ijazah mulai dari SD sampe pendidikan terakhir S1," tandas Picarima. (*)

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved