Breaking News:

Berita Viral

Pengakuan Mucikari Prostitusi Online di Cirebon, Berkedok Pijat Plus-plus

Kasus prostitusi online berkedok pijat plus plus berhasil dibongkar Polresta Cirebon.

Tribunnews via The Week
Ilustrasi - Fakta-fakta Prostitusi Online di Cirebon, Mucikarinya Masih 20 Tahun dan Baru Berjalan 1 Bulan 

TRIBUNAMBON.COM - Kasus prostitusi online berkedok pijat plus-plus berhasil dibongkar Polresta Cirebon.

Dari kasus ini, seorang mucikari yang masih berumur 20 tahun, GMI sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Belakangan diketahui tersangka baru 1 bulan menjalankan bisnis haramnya.

Dalam waktu singkat itu, anak muda ini bisa punya tiga wanita panggilan yang biasa disewa jasanya untuk pijat plus-plus.

Ia memanfaatkan aplikasi MiChat untuk mencari pelanggan.

Baca juga: Aparat Polres Cirebon Bongkar Prostitusi Online Bermodus Layanan Pijat

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, GMI berperan sebagai mucikari dalam kasus tersebut.

Menurut dia, tersangka menawarkan jasa pijat plus-plus melalui aplikasi berbasis telepon pintar, MiChat.

"Layanan pijat yang ditawarkan sudah termasuk hal-hal tidak senonoh," kata M Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (20/4/2021).

Ia mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi yang didapat jajarannya mengenai praktik prostitusi online.

Pihaknya pun mendatangi lokasi yang kerap dijadikan praktik tersebut di wilayah Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved