Kartu Kuning Disnaker
Pelamar Kerja Nilai Layanan Disnaker Ambon Sangat Buruk
Dalam 4 hari terakhir Disnaker Ambon ramai dikunjungi pelamar kerja untuk mencetak kartu kuning sebagai syarat melamar pekerjaan.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelayanan Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon dinilai masyarakat sangat buruk dan tidak mengedepankan kepentingan banyak orang.
Dalam 4 hari terakhir Disnaker Ambon ramai dikunjungi pelamar kerja untuk mencetak kartu kuning sebagai syarat melamar pekerjaan.
Menurut Mikael, salah seorang pelamar kerja, pelayanan petugas Disnaker tidak efisien dan efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kemarin saya datang dari pukul 09.00 sampai pukul 19.00 malam belum tiba giliran saya, akhirnya saya pulang," ujarnya kepada TribunAmbon.com, Selasa (20/04/2021) pagi.
Lanjutnya, ia mengatakan petugas Disnaker hanya menyediakan sedikit kursi, akhirnya banyak orang yang berdiri dan berdesak desakan.
Baca juga: Ratusan Pencari Kerja di Masohi Sasar Lowongan di RSUP J Leimena
Baca juga: Pelaku Utama Pembunuh Husin Suat Dihukum 15 Tahun Penjara
Senada dengan itu, pencari kerja lainnya menuturkan bahwa dihari sebelumnya ia beserta sejumlah temannya menunggu hingga pukul 22.00 WIT namun namanya tidak kunjung dipanggil.
"Kita sampai jam 10 malam tidak dipanggil, operator cuma 4 orang sedangkan nomor antrian sampai 400 lebih," tandas Fitri
Selain itu, ia menyayangkan tidak adanya petugas yang mengatur antrian atau menghimbau untuk menerapkan protokol kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pelamar_kerja_ambon.jpg)