Breaking News:

Nasional

Satgas Covid-19: Sebaiknya Masyarakat Tidak Mudik Sebelum 6 Mei 2021

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito megimbau masyarakat untuk tidak mudik sebelum 6 Mei 2021.

covid19.go.id
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito megimbau masyarakat untuk tidak mudik sebelum 6 Mei 2021.

Hal ini disampaikannya menanggapi kebijakan pemerintah yang memperbolehkan mudik sebelum 6 Mei 2021. "Sebaiknya, tidak mudik. Termasuk sebelum tanggal 6 Mei 2021," ujar Wiku saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (19/4/2021).

"Intinya menghindari bepergian yang memiliki potensi terjadinya kerumunan dan kendornya protokol kesehatan," lanjutnya. Dia pun meminta masyarakat masyarakat mengkaji keinginan untuk mudik atau bepergian jarak jauh sebelum 6 Mei 2021.

Wiku menyarankan masyarakat memikirkan lagi apa urgensi dari mudik pada tahun ini. Sebab kegiatan silaturahim sudah dapat dilaksanakan secara virtual.

Baca juga: Breaking News: Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Maluku Barat Daya

Baca juga: Pemprov Maluku Sebut Vaksinasi Bagi Kelompok Lansia Masih Jauh dari Target

"Pemerintah selalu mengimbau agar tetap bijak sebelum melakukan perjalanan, harus dikaji terlebih dahulu urgensi untuk bepergian, termasuk mudik," tutur Wiku.

"Silaturahim dan tradisi lain bisa dilakukan secara virtual. Sehingga mohon untuk memilih opsi yang lebih minim risiko demi kebaikan kedua belah pihak," tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi telah mengumumkan bahwa mudik dalam rangka Idul Fitri 2021 dilarang.

Larangan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada 26 Maret 2021.

Larangan mudik tersebut akan mulai berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Menurut Muhadjir, pemerintah memutuskan melarang mudik lebaran dengan pertimbangan tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya libur Natal dan Tahun Baru pada 2020.

Halaman
12
Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved