Breaking News:

Kisah Echa si Pengidap Sindrom Putri Tidur, Seminggu Ini Belum Bangun, Pernah Tidur 13 Hari

Perempuan yang kini berusia 17 tahun ini diketahui sudah sekitar satu pekan terakhir terlelap tanpa terbangun sama sekali.

banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Si Putri Tidur Echa akhirnya dibawa ke RSUD Anshari Saleh Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Kamis (26/10/2017). Dia didampingi sang ayah, Mulyadi. 

TRIBUNAMBON.COM - Masih ingat Siti Raisa Miranda alias Echa?

Ya, Echa adalah seorang remaja yang kerap mengalami 'tidur panjang' alias terlelap tidur dalam jangka waktu lama dan terkadang tetap bisa melakukan aktivitas dalam tidurnya.

Cerita Putri Tidur asal Banjarmasin ini sempat jadi perbincangan masyarakat pada tahun 2017 silam.

Baca juga: 3 Tahun Tak Kunjung Usai, Himapel Minta Kejati Segera Tetapkan Tersangka Kasus KKT

Baca juga: Isu THR Dicicil, Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah Diharap Segera Duduk Bersama

Ketika itu Echa tertidur selama 13 hari tanpa terbangun sama sekali.

Kini setelah hampir 4 tahun berlalu, Putri Tidur asal Banjarmasin ini kembali tertidur.

Bahkan perempuan yang kini berusia 17 tahun ini diketahui sudah sekitar satu pekan terakhir terlelap tanpa terbangun sama sekali.

Dikunjungi banjarmasinpost.co.id, Kamis (8/4/2021), Echa tampak masih tertidur di sebuah kasur yang pada salah satu kamar di kediaman orangtuanya di Jalan Pangeran Nomor 3 RT 04 RW 01 Kecamatan Banjarmasin Utara.

Sang ayah, Mulyadi beberapa kali berusaha membangunkan Echa, bahkan dengan cara mendudukkannya saat awak media berkunjung.

Echa, pengidap sindrom putri tidur kembali tertidur, Rabu (25/10/2017) setelah sempat bangun pada sore sehari sebelumnya.
Echa, pengidap sindrom putri tidur kembali tertidur, Rabu (25/10/2017) setelah sempat bangun pada sore sehari sebelumnya. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Namun meskipun beberapa kali berupaya dibangunkan oleh Mulyadi, Echa tetap saja nyenyak dalam tidurnya.

"Ini sudah hari ketujuh tertidur. Dia mulai tertidur sejak Kamis malam minggu lalu," ujar Mulyadi.

Baca juga: Pengiriman Vaksin AstraZeneca Terkendala, Apa Strategi Pemerintah?

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved