Breaking News:

Ramadhan 2021

Menteri Agama Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan 2021, Boleh Tarawih di Masjid?

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas menerbitkan surat edaran terkait Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 atau 1442 Hijriah.

TribunManado.go.id
Ilustrasi bulan Ramadhan 2 

TRIBUNAMBON.COM -  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas menerbitkan surat edaran terkait Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 atau 1442 Hijriah.

Surat Edaran ini ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini.

"Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19," kata Menag Yaqut dalam keterangannya seperti diterima Kompas.com, Senin (5/4/2021).

Edaran ini ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia, serta para Pengurus dan Pengelola Masjid dan Mushala.

 

"Surat edaran ini melingkupi berbagai kegiatan ibadah yang disyariatkan dalam bulan Ramadhan dan dilakukan bersama-sama atau melibatkan banyak orang," ucapnya.

Baca juga: 11 Daerah Terdampak Badai Siklon Tropis Seroja, Terparah Adonara dan Lembata

Baca juga: Rocky Gerung Komentari Kedatangan Jokowi di Nikahan Atta dan Aurel

Baca juga: Palsukan Identitas, WNA Asal Belanda Ditahan di Mapolresta Ambon

Baca juga: Nagita Dikabarkan Hamil, Vicky Prasetyo Ngaku Dicurhati Raffi Ahmad: Nggak Tahu Apa Itu Bercanda

Baca juga: Muhammadiyah Imbau Masyarakat Shalat Berjemaah di Rumah Asal Terapkan Prokes

Berikut ini isi panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 03 tahun 2021:

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar'i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

3. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.

4. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

Halaman
12
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved