Breaking News:

Global

Khawatir Covid-19, Korea Utara Umumkan Mundur dari Olimpiade Tokyo

Kementerian Olahraga Korea Utara mengumumkan tidak akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo tahun ini.

Khawatir Covid-19, Korea Utara Umumkan Mundur dari Olimpiade Tokyo
(AFP PHOTO/PHILIP FONG)
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

PYONGYANG, TRIBUNAMBON.COM - Kementerian Olahraga Korea Utara mengumumkan tidak akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo tahun ini.

“Keputusan itu dibuat pada pertemuan komite Olimpiade Korea Utara, bersama dengan Menteri Olahraganya Kim Il guk, pada 25 Maret,” kata kementerian itu di situsnya, yang disebut Joson Sports, Selasa (6/4/2021).

Menurut Guardian, komite beralasan keputusan untuk tidak mengikuti Olimpiade ke-32 tahun ini adalah untuk melindungi atlet dari krisis kesehatan global akibat virus corona.

Kementerian mengatakan pertemuan itu juga membahas cara-cara mengembangkan teknologi olahraga profesional, memperoleh medali di kompetisi internasional, dan mempromosikan kegiatan olahraga publik selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Masker Medis Palsu Beredar di Pasaran, Kemenkes: Cek Izin Edar

Dengan hanya 109 hari tersisa hingga Olimpiade Tokyo, otoritas kesehatan Jepang khawatir bahwa varian mutasi virus corona mendorong gelombang keempat yang muncul baru-baru ini. Mutasi Covid-19 di Jepang tampaknya lebih menular.

Varian baru virus corona ini juga mungkin resisten terhadap vaksin, yang masih belum tersedia secara luas di Jepang.

Situasinya paling buruk di Osaka, di mana infeksi mencapai rekor baru minggu lalu. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memulai lockdown yang ditargetkan berlangsung selama satu bulan mulai Senin (5/4/2021).

Varian mutasi Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Inggris telah terjadi di wilayah Osaka. Virus menyebar lebih cepat dan memenuhi tempat tidur rumah sakit dengan kasus yang lebih serius daripada virus aslinya, menurut Koji Wada, penasihat pemerintah tentang pandemi.

Baca juga: Polresta Ambon Tetapkan WNA Asal Belanda Jadi Tersangka

Gelombang keempat akan menjadi lebih besar, kata Wada, seorang profesor di Universitas Internasional Kesehatan dan Kesejahteraan Tokyo.

“Kami perlu mulai membahas bagaimana kami dapat memanfaatkan langkah-langkah yang ditargetkan ini untuk wilayah Tokyo.”

Kota Osaka membatalkan acara estafet Obor Olimpiade di sana. Tetapi Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, bersikeras bahwa Jepang akan melaksanakan Olimpiade sesuai jadwal.

Suga mengatakan pada Minggu (4/4/2021), bahwa tindakan yang diterapkan di daerah Osaka dapat diperluas ke Tokyo dan tempat lain jika diperlukan.

Ada 249 infeksi baru di Tokyo pada Senin (5/4/2021), masih jauh di bawah puncak sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.500 pada Januari. Di Osaka, penghitungannya adalah 341, turun dari rekor 666 kasus pada Sabtu (3/4/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Khawatir Covid-19, Korea Utara Mundur dari Olimpiade Tokyo".

Editor: Adjeng Hatalea
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved