Breaking News:

Ramadhan 2021

Berpuasa Ramadhan di Tengah Pandemi Justru Perkuat Daya Tahan Tubuh, Simak Penjelasannya

Bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa juga harus menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima.

TribunManado.go.id
Ilustrasi bulan Ramadhan 2 

TRIBUNAMBON.COM - Puasa Ramadhan merupakan sebuah kewajiban yang harus dijalankan oleh umat Islam.

Dalam keadaan apapun, ibadah wajib ini tetap harus dilaksanakan.

Tahun ini memasuki Ramadan kedua yang berdampingan dengan pandemi Covid-19.

Meskipun sudah dilakukan vaksinasi oleh pemerintah, alangkah baiknya tetap menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi.

Selain itu bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa juga harus menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima.

Ilustrasi minum air putih.
Ilustrasi minum air putih. (medicalnewstoday.com)

Lalu ketika tubuh tidak terisi makanan dan minuman kurang lebih selama 14 jam, apakah kondisi tersebut akan mempengaruhi imunitas?

Dilansir dari artikel Kompas.com yang bertajuk "Berpuasa Ramadhan di Tengah Pandemi Justru Memperkuat Daya Tahan Tubuh", dr. Arti Indira M. Gizi, Sp. GK membenarkan jika puasa di bulan Ramadan justru akan meningkatkan daya tahan tubuh.

"Dari banyak penelitian, setelah berpuasa selama 30 hari ternyata sistem imun kita malah lebih baik. Badan seperti ter-recharge ulang," ungkapnya dalam Live IG bersama dr. Teuku Adifitrian, SpBP-RE (dr. Tompi), Jumat (24/4/2020).

Namun yang perlu dipastikan ialah pola makan saat berbuka dan sahur yang tidak boleh keliru.

Asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh harus dijaga, tidak terlalu sedikit dan juga tidak berlebih.

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved