Mabes Polri Diserang Teroris
Pengakuan Saksi Mata Juru Parkir Terkait Penyerangan di Mabes Polri
Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) diserang seseorang tidak dikenal.
Namun, lanjut Ari, hanya terduga teroris perempuan yang melakukan penyerangan.
"Yang turun dari mobil si perempuannya, dia bawa senjata, cuma saya nggak tahu jenisnya apa," ujar dia.
Sementara itu, Ari menyebut terduga teroris laki-laki tidak turun dari mobil.
"Sampai sekarang masih dicari kayaknya," ucap Ari.
Usai baku tembak, jenazah diduga terduga teroris langsung dibawa ambulans menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sekitar pukul 18.10 WIB dan tiba sekitar pukul 19.20 WIB.
Jenazah terduga teroris tersebut sempat tergeletak begitu saja di halaman gedung utama Mabes Polri. Jenazah berada di jalanan aspal dan diguyur hujan.
Tim Gegana Mabes Polri juga sempat mendekat ke jenazah guna melakukan pemeriksaan dan antisipasi kalau-kalau ada bahan peledak di tubuh pelaku.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Saksi Mata Juru Parkir: 'Dia Sempat Nembak Dua Sampai Tiga Kali di Parkiran'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/3132021-teroris.jpg)