Breaking News:

Ibadah Haji

Kuota Haji Provinsi Maluku 2021 Mencapai 1.086 Orang, Lebih Dari 900 Calon Jemaah Sudah Pembayaran

ibadah haji tahun ini akan dilakukan apabila Arab Saudi mengizinkan Indonesia untuk mengunjungi Tanah Suci.

Tribunnews/Darmawan/MCH2019
Pasangan jamaah calon haji Indonesia Mahmud Sopamena dan Karsum Litiloli saat tiba di Madinah, Rabu (17/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

TRIBUNAMBON.COM - Lebih dari 900 calon jemaah haji tahun 2021 sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Angka tersebut berdasar pada catatan Kementerian Agama Provinsi Maluku.

"Sampai hari ini sudah 969 jemaah yang melunasi biaya haji," Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji & Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H.Yamin kepada TribunAmbon.com, Rabu (31/3/2021).

Yamin mengatakan, Kota Ambon dengan jumlah pelunasan terbanyak dengan 269 jamaah. Sisanya berasal dari 11 Kabupaten/Kota di Maluku.

Untuk tahun ini, kuota haji untuk Provinsi Maluku sebanyak 1086 jamaah.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Calon Jamaah Haji Maluku Sudah 70 Persen

Baca juga: Persiapan Ibadah haji 2021, 63 Calon Jamaah Haji Lansia di Maluku Tengah jalani Vaksinasi Covid 19

Baca juga: Meski Belum Pasti, Pemerintah Terus Bahas Persiapan Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun Ini

Kota Ambon mendapat jatah terbanyak yakni 361 jamaah, diikuti Maluku Tengah 135 jamaah dan Tual 103 jamaah. Sisanya terbagi ke-8 Kabupaten/Kota lainnya.

“Dari jumlah kuota tersebut, masih ada 117 jamaah yang belum melakukan pelunasan,” ujar dia.

Lanjutnya, tenggat waktu untuk jamaah yang belum melunasi masih sementara dikoordinasikan oleh pihaknya.

"Kami masih koordinasikan kapan batas waktunya," ucapnya.

Dia mengatakan, ibadah haji tahun ini akan dilakukan apabila Arab Saudi mengizinkan Indonesia untuk mengunjungi Tanah Suci. Jamaah haji Indonesia wajib tiga kali swab PCR. 

"Prokes akan tetap dijalankan oleh jamaah haji, termasuk vaksinasi dan swab sesuai ketentuan," kata dia.

Katanya, penerapan protokol kesehatan menjadi bagian dari ketentuan yang harus diterapkan dalam penyelenggaraan haji di masa pandemi Covid-19. (*)

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved