Ramadhan 2021
Apa Hukumnya Jika Lupa Membaca Niat Puasa Ramadhan?
Hukum tidak membaca niat saat berpuasa Ramadhan, baik disengaja ataupun lupa.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menemuiku lalu ia berkata, “Apakah kalian memiliki makanan?” Jika kami jawab tidak, maka beliau berkata, “Kalau begitu aku puasa.” (HR. Muslim no. 1154 dan Abu Daud no. 2455).
2. At Ta'yiin
Yaitu menegaskan niat puasa, baik itu puasa wajib ataupun puasa sunnah.
Namun apabila melaksanakan puasa Ramadhan, maka tidak cukup membaca niat puasa mutlak.
Sebagaimana dalil, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى
“Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (Muttafaqun ‘alaih)
3. At Tikroor
Yaitu niat yang dibaca berulangkali setiap malam.
Niat ini hendaknya dibaca sebelum subuh atau sata malam hari sebelum sahur.
Bedanya, niat ini dibaca setiap hari selama bulan puasa.
4. Niat dibaca dalam hati
Selain ketiga dalil diatas, anjuran membaca niat puasa Ramadhan juga dilakukan dalam hati saja.
Pengertian niat secara bahasa berarti al-qashd atau keinginan.