Breaking News:

Anggota DPRD Terjerat Narkoba

Soal Kasus Narkoba WZW, Kepala BNN; Ada Intervensi, Namun Kita Tetap Merah Putih

Mutaqqien tidak menjelaskan lebih jauh soal intervensi itu, namun jendral satu bintang itu memastikan proses hukum tetap berjalan sebagaimana aturan u

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Adjeng Hatalea
Fandi Wattimena
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Pol M Zainul Muttaqien, Jumat (12/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku, Brigjen Pol. MZ Muttaqien mengaku ada intervensi dalam kasus penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Wellem Zefah Wattimena, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku.

Mutaqqien tidak menjelaskan lebih jauh soal intervensi itu, namun jendral satu bintang itu memastikan proses hukum tetap berjalan sebagaimana aturan undang-undang.

“Walaupun ada yang mengintervensi, namun kita tetap Merah Putih,” cetusnya saat dihubungi TribunAmbon.com, Selasa (23/3/2021) pagi.

Menurutnya, pemerintah daerah mendukung upaya hukum yang tengah berjalan hingga saat ini.

“Alhamdulillah kami didukung Fokorpimda Maluku, terkhusus pimpinan Criminal Justice System yaitu Pengadilan, Kejaksaan & Polri,” jelasnya.

Dia melanjutkan, politikus Partai Demokrat itu terancam jerat pasal 127 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Pasal 112 dan atau pasal 127 UU Narkotika, dengan ancaman Pidana 4 tahun & maksimal 12 tahun, serta denda paling sedikit Rp 800 juta & maksimal Rp 8 M,” ujarnya.

Lanjutnya, usai pidana barulah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku itu menjalani rehabilitasi sesuai ketentuan pasal 53 dan 54 UU Narkotika.

Diberitakan, Politisi Partai Demokrat itu ditangkap setiba di Bandara Pattimura Ambon, Senin (8/3/2021) sore karena dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu.

Dari hasil penggeledahan aparat Polresta Ambon dan Pulau – Pulau Lease, ditemukan satu alat isap sabu.

Wellem juga dinyatakan positif narkoba setelah dilakukan tes urin. (*)
 

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved