Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Masih Banyak Tenaga Kesehatan Belum Divaksin, Dinkes Bisa Lakukan Pendaftaran Secara Manual

Di Maluku Tengah, banyak nakes yang belum registrasi ulang atau mendaftar sebagai penerima vaksin Covid-19.

Tribun Ambon/www.covid-19.go.id
USAI DIVAKSIN - Vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) jadi program pertama pemerintah dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Setidaknya 10 tenaga medik dan paramedik di Kota Ambon dilaporkan demam, pusing, lapar, hingga mual usai divaksin. 

Laporan Kontriobutor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menargetkan dapat melakukan vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta warga dalam 15 bulan.

Proses vaksinasi itu akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai sejak Januari 2021 hingga Maret 2022 mendatang.

Sebagai tahap pertama, vaksinasi diprioritaskan bagi sekitar 1,3 juta tenaga kesehatan.

Di Maluku Tengah, banyak nakes yang belum registrasi ulang atau mendaftar sebagai penerima vaksin.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Provinsi Maluku dr. Adonia Rerung menyampaikan, untuk mempercepat vaksinasi bagi nakes di kabupaten/kota, pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara manual.

“Untuk nakes yang belum divaksin, tetap lakukan vaksinasi dan diinput secara manual saja dulu,” katanya melalui telepon, Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Mahasiswa Unpatti Batal di Bulan April

Baca juga: 1.034 Vial Vaksin Jatah Nakes Belum Digunakan di Maluku Tengah

Kemudian, data tersebut akan disinkronkan dengan aplikasi Pcare dan aplikasi Peduli Lindungi.

Dinas Kesehatan setempat juga diminta memperhatikan penggunaan vaksin agar tepat sasaran.

“Jumlah vaksin yang ada, digunakan untuk suntikan pertama dan kedua. Jangan sampai semua digunakan untuk vaksinasi pertama, giliran vaksinasi kedua sudah kehabisan stok,”ujarnya.

Adonia juga mengingatkan, agar mempercepat proses vaksinasi sebelum shelf life atau masa simpannya habis.

Untuk diketahui, sebanyak 1.034 vial vaksin buatan sinovac yang belum digunakan di Kabupaten Maluku Tengah. Jumlah tersebut diperuntukan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang belum disuntik hingga kini.

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah belum seluruhnya terealisasi terhadap nakes.

Dari total target 2102 nakes, tercatat sebanyak 1.585 yang telah disuntik vaksin. Sementara 517 nakes lainnya belum divaksin. (*)

Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Salama Picalouhata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved