Breaking News:

Bukannya Mendukung PPKM Mikro, Muncikari Malah Buka Karaoke Plus 'Esek-esek' dengan Tarif Rp 1 Juta

Seorang mucikari ditangkap lantaran membuka praktik prostitusi di dalam tempat karaoke, saat pemerintah terapkan PPKM Mikro.

Penulis: larasati putri wardani | Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNBATAM.ID/WAHYU INDRIANTO
Ilustrasi prostitusi online - Seorang mucikari ditangkap lantaran membuka praktik prostitusi di dalam tempat karaoke, saat pemerintah terapkan PPKM Mikro. 

TRIBUNAMBON.COM - Polda Jatim lakukan penggerebekan tempat karaoke yang diduga digunakan untuk 'esek-esek' di wilayah Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Praktik prostitusi tersebut buka saat ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Saat penggerebekan, polisi membekuk seorang mucikari berinisial IS yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa ini terbongkar berdasarkan laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti Unit III Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

"Informasinya berbunyi adanya karaoke 'esek-esek' di Kota Blitar," ujar Kombes Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim, pada Jumat (19/3/2021).

Kombes Gatot menyayangkan kejadian ini.

"Harusnya masyarakat mendukung, bukan malah membuak praktik prostitusi," kata Kombes Gatot.

Miliki Pemandu Lagu

Dikutip dari Kompas.com, saat pemeriksaan IS mengungkapkan, dirinya memiliki lima anak buah yang bertugas menjadi pemandu lagu.

Selain memandu lagu, lima anak buahnya juga menawarkan layanan di dalam ruang karaoke tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved