Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Meski Sudah Divaksin, Adonia Rerung Ingatkan Jaga Protokol Kesehatan

Kata dia, divaksin bukan berarti tidak bisa tertular virus, malah justru bisa saja menjadi pembawa virus itu sendiri.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung saat mengumumkan pemberlakuan Work Form Home (WFH) di Lantai 6 Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Kamis (21/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.Com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung mengingatkan seluruh pihak yang telah menjalankan vaksinasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

Kata dia, divaksin bukan berarti tidak bisa tertular virus, malah justru bisa saja menjadi pembawa virus itu sendiri.

Hal ini disebabkan oleh herd immunity yang belum terbentuk dengan sempurna.

“Misalnya, hari ini saya divaksin belum terbentuk antibodi saya. Saya bisa terkena virus. Tapi yang membedakannya adalah virus yang masuk di dalam tubuh saya beberapa hari sudah bisa dimatikan oleh antibodi. Jadi, jika hari ini saya tertular mungkin besok atau lusa virusnya sudah mati, tapi bisa saja hari ini menularkan ke orang lain,” terang Adonia kepada TribunAmbon.com melalui telpon seluler, Rabu (17/3/2021) siang.

Untuk itu dia menyarankan agar tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Kadinkes Ajak Milenial Maluku Jangan Takut Ikut Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Walikota Ambon Prioritaskan Wartawan Dalam Vaksinasi Covid-19

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain.

Saat ini pelaksanaan vaksinasi covid-19 tengah berjalanan dengan menyasar kepada lansia, guru, pelaku pelayanan publik, dan TNI/Polri.

Sementara untuk masyarakat umum sesuai target akan dilaksanakan pada Juni mendatang.

“Memang kita tidak menunggu sampai tuntas 100 persen pelaksanaan tahap kedua ini. Yang penting sudah dapat droping dari pusat, nah kita lakukan lagi tahap berikutnya. Kita kan menunggu vaksin saja,” sambungnya. (*)

Penulis: Adjeng Hatalea
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved