Maluku Terkini
Tukang Ojek di Masohi Mengeluh, Setahun Pandemi Covid-19 Belum Dapat Bantuan
Sejumlah tukang ojek di Kota Masohi, kabupaten Maluku Tengah mengaku hingga kini belum pernah mendapat bantuan sosial Covid-19
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah tukang ojek di Kota Masohi, kabupaten Maluku Tengah mengaku hingga kini belum pernah mendapat bantuan sosial Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten.
Padahal bencana non alam itu sudah berlangsung setahun ini.
Kekecewaan dirive ojek konvensional ini diungkapkan kepada TribunAmbon.com, Jumat pagi.
"Kami belum dapat apa-apa. Dari pemerintah kabupaten ka kelurahan ka belum ada datang tanya Katong par mau Kase bantuan Corona itu. Pastinya Katong kecewa," kata hakim yang biasanya mangkal di kawasan Sugiarto, Kecamatan Kota Masohi, Jumat (12/3/2021).
Begitu pun dengan Adam, tukang ojek pangkalan 45 ini mengaku heran lantaran tetangga dan kerabat lainnya tersentuh bantuan pemerintah untuk menanggulangi dampak penyebaran Covid-19 itu.
Namun tidak dengannya, tidak ada satupun petugas dari desa ataupun kelurahan yang datang mendata dirinya untuk penyaluran bantuan.
"Semua pasti kecewa karena ktia juga rasakan dampak Corona. Sudah penumpang susah, tidak dapat bantuan jadi makin susah," ujarnya.
Baca juga: Politisi Nasdem di Maluku Tengah Diduga Terlibat Kasus Korupsi Dana Desa
Baca juga: 18 Ribu Pekerja di Maluku Tengah Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
Menyikapi keluhan para tukang ojek, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tengah, Yusran Usemahu meminta mereka untuk melaporkan hal tersebut ke petugas kelurahan agar didata.
"Kalau belum dapat langsung saja laporkan ke Negeri atau kelurahan setempat, nanti data itu dari kelurahan masukan ke dinas baru kami usulkan ke pusat," jawab Usemahu
Namun lanjut Usemahu, syarat administratif lainnya yang dimasukan harus lengkap sehingga dapat diakomodir.
"Banyak yang kemarin kita kembalikan berkasnya ada ribuan itu kita kembalikan," cetusnya.
"Ada BST dan Non Tunai juga ada tergantung pemerintah pusat kita hanya usulkan permintaan," katanya.
Dia pun memastikan jika warga yang belum menerima, pasti akan kebagian pada tahapan berikutnya.
"Jangan sampai tumpang tindih. Kan jadi akan kita cocokan kalau ada sudah terima pasti tidak akan diberikan lagi," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/tukang_ojek.jpg)