Rabu, 22 April 2026

The Natsepa Pecat Karyawan

Pihak the Natsepa Hotel Enggan Komentari Pemecatan Sepuluh Karyawan Secara Sepihak

Meraka tidak merespon meskipun sudah dikirimkan pesan melalui WhatsApp dan mendatangi hotel.

Mesya Marasabessy
The Natsepa Hotel and Resort, di Jalan Natsepa Nomor 36, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (6/3/2021). 

Laporan wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

TRIBUNAMBON.COM - General Manager The Natsepa Hotel, Miguel Engel Garcia enggan berkomentar terkait puluhan karyawannya yang dipecat secara sepihak.

Dia tidak merespon pesan yang dikirim melalui WhatsApp, Sabtu (6/3/2021) pagi tadi.

Bahkan, saat TribunAmbon.com mendatangi kantornya, dia tetap tidak mau memberikan keterangan.

“Saya sudah hubungi beliau, namun ia menjelaskan tidak bersedia memberikan keterangan atau diwawancara,” kata Sekuriti The Natsepa Hotel, Yandi, siang ini.

Dia menjelaskan, apabila atasannya tidak merespon pesan artinya dia tidak bersedia diwawancara.

“Kami tidak bisa mengizinkan karena harus bekerja sesuai dengan aturan yang ada,” ujar dia.

Mogok Kerja

Puluhan karyawan The Natsepa Hotel Kota Ambon bersepakat mogok kerja. Mereka mogok kerja sebagai aksi solidaritas untuk sepuluh buruh lain yang telah dipecat secara sepihak.

Mereka mendatangi kantor perwakilan rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka karena tak terima dipecat secara sepihak oleh perusahan.

“Saya tidak tahu salah saya apa, tiba-tiba saya dipecat tanpa alasan yang masuk akal,” kata Ketua Valentine Sahalessy yang mengaku sejak kemarin dipecat kepada wartawan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Jumat (5/3/2021).

Ia menjelaskan, seharusnya dalam suatu perusahaan, jika karyawan melakukan pelanggaran mereka akan diberi Surat Peringatan (SP), dan itu bertahap. Yakni, SP I dilanjutkan dengan SP II hingga seterusnya.

Namun, proses pemecatan yang dilakukan oleh pihak The Natsepa Hotel dengan langsung memberikan surat peringatan 1 sampai 4 secara bersamaan tanpa ada alasan apa pun yang masuk akal.

Valentine Sahalessy juga mengaku dipecat lantaran dirinya Ketua Serikat Pekerja The Natsepa Hotel.

"Saya ikut dipecat karena selama ini saya selalu perjuangkan hak-haknya teman-teman saya,” ucapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved