Jumat, 8 Mei 2026

Cara Menanam Cabai Rawit agar Hasil Melimpah, Ikuti 8 Tips Ini untuk Menyiasati Harga yang Meroket

Menyiasati semakin mahalnya harga cabai di pasaran, kamu bisa memulai menanam cabai sendiri di pekarangan rumah, atau dalam pot dan polybag.

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
freepik
Menyiasati semakin mahalnya harga cabai di pasaran, kamu bisa memulai menanam cabai sendiri di pekarangan rumah, atau dalam pot dan polybag. 

TRIBUNAMBON.COM - Menyiasati semakin mahalnya harga cabai di pasaran, kamu bisa memulai menanam cabai sendiri di pekarangan rumah, atau dalam pot dan polybag.

Menanam dan merawat cabai memang gampang-gampang sulit, tapi apa salahnya dicoba bukan?

Untuk kamu yang ingin mencoba, Kementerian Pertanian punya tips yang bisa kamu terapkan, seperti dikutip dari laman resminya, Rabu (3/3/2021). 

Tips ini biasa digunakan para petani cabai agar hasil kebunnya melimpah. Berikut adalah delapan tips menanam cabai. 

Baca juga: Simak Manfaat Air Kelapa Hijau, Mulai dari Turunkan Berat Badan hingga Membuat Kulit Mulus

1. Siapkan media semai

Sebelum menanamnya, siapkan terlebih dahulu media untuk menymai benih cabai. Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1.

Untuk mencegah serangan penyakit, media semai terlebih dahulu di sterilisasi. Sterilisasi dilakukan dengan mengukus media atau dengan menjemur di panas matahari. Kemudian didinginkan, dimasukkan ke dalam wadah penyemaian, dan disiram.

Untuk wadahnya, kamu bisa menggunakan polybag kecil, kantung plastik, gelas plastik yang diberi lubang, atau membeli tray semai yang ada di pasaran. Yang lebih ekonomis, kamu bisa menggunakan kotak telur yang biasa kamu dapatkan saat membeli telur di pasar.

2. Siapkan benih

Untuk benih, kamu bisa menggunakan cabai yang memiliki kualitas baik, dengan buah yang penuh, padar dan matang.

Sebelum disemai, rendam benih dalam air hangat kuku, sekitar 45-50 derajat celsius selama satu jam. Pilih benih yang mengendap di bawah.

Cara ini juga dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan benih. Sementara agar tanaman terhindar dari serangan jamur, benih sebaiknya juga direndam dalam larutan fungisida Previcur N dengan dosis 1-2 cc per liter air selama satu

Setelah itu benih ditiriskan dan dikering anginkan di atas kertas koran agar tidak lengket di tangan saat proses penyemaian.

Baca juga: Manfaat Tidur Siang Bagi Kesehatan Mental

3. Penyemaian

Benih disemai satu per satu dalam wadah semai yang sudah diisi media semai, dan ditutup dengan media semai halus dengan cara diayak. Untuk mempertahankan kelembaban, persemaian ditutup dengan karung plastik atau goni atau daun pisang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved