Breaking News:

Mahasiswa Unpatti Terbunuh di JMP

Inilah 4 Tuntutan Aliansi Solidaritas untuk Husin Suat

Aliansi Solidaritas untuk Husin Suat berunjukasa di Markas Kepolisian Resort Kota (Mapolresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Jumat (19/2/2021) pagi.

TribunAmbon.com/Fandi
AMBON: Seorang pengunjukrasa membawa poster dalam aksi Aliansi Solidaritas untuk Husin Suat di Mapolresta, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Tidak puas dengan proses hukum kasus pembunuhan Husin Suat, mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon di Jembatan Merah Putih, Kamis (11/2/2021) pekan lalu.

Aliansi Solidaritas untuk Husin Suat berunjukasa di Markas Kepolisian Resort Kota (Mapolresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Jumat (19/2/2021) pagi.

Puluhan pemuda yang sebagian besar adalah keluarga dan kerabat almarhum Husin Suat datang membawa sejumlah poster berisi tuntutan aksi.

Berikut 4 point tuntutan Aksi Aliansi Solidaritas untuk Husin Suat;

  1. Mendesak Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk melakukan rekonstruksi kronologi kejadian di TKP.
  2. Mendesak Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease mencari alat bukti penikaman korban.
  3. Mendesak Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk lebih serius dalam mengawal setiap kasus yang terjadi di Kota Ambon.
  4. Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease memperketat keamanan dan melakukan patrol demi kondusifitas masyarakat Kota Ambon.

Tuntuan itu dibacakan langsung dihadapan Kapolresta, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang serta Wakapolresta AKBP Heri Budianto yang hadir di tengah massa aksi itu.

Menanggapi tuntutan itu, Kapolresta memastikan melakukan penanganan dengan baik, transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam delapan jam tersangka kami tangkap, kurang serius apa lagi,” ujar Kapolreta.

Seperti diberitakan, Almarhum Husin Suat, mahasiswa semester akhir Unipatti tewas setelah dianiaya sekelompok pemuda di atas Jembatan merah Putih.

Korban mengalami luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri.

Di hari yang sama, aparat Satreskrim Polresta Ambon langsung mengamankan Sembilan terduga pelaku.

Lima di ataranya langsung ditetapkan tersangka, menyusul satu tersangka utama yang menyerahkan diri setelah kabur selama tiga hari.

Saat ini, keenam tersangka telah mendekam di ruang tahanan Mapolresta Ambon. (*)

Penulis: Fandi Wattimena
Editor: Adjeng Hatalea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved