Breaking News:

Vaksinasi

Dinkes Ambon Sebut 10 Nakes Alami KIPI Non Serius Pasca Vaksin Sinovac

Menurutnya selama tenaga kesehatan Kota Ambon jalani vaksin sinovac, sedikitnya 10 kasus KIPI non serius yang dilaporkan.

TribunAmbon.com/Helmy
AMBON - Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy saat memberikan keterangan kepada Wartawan di Balai Kota Ambon Kamis, (4/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Helmy Tasidjawa

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - 10 tenaga kesehatan (Nakes) lingkup Pemerintah Kota Ambon alami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pasca vaksinasi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy Kepada TribunAmbon.com Sabtu (6/2/2021).

Menurutnya selama tenaga kesehatan Kota Ambon jalani vaksin sinovac, sedikitnya 10 kasus KIPI non serius yang dilaporkan.

Dimana ada gejala efek samping yang ditimbulkan 30 menit pasca di vaksin.

Namun gejala tersebut tidak berlangsung lama lebih dari 24 jam.

"Ada 10 kasus KIPI non serius yang dilaporkan," terangnya.

Pelupessy menjelaskan sejumlah keluhan yang dirasakan Nakes yakni mengantuk, lapar dan pusing pasca vaksin.

Menurutnya itu hanya gejala umum yang biasa dirasakan usai divaksin ataupun di imunisasi dan terpantau tidak berlangasung lama.

"Hanya gejala umum yang dirasakan nakes seperti pusing dan mual, kemerahan dan pembengkakan yang terjadi di sekitar area suntik," jelasnya.

Vaksinasi Tahap Kedua Berjalan Lancar, Gubernur Maluku Minta Masyarakat Jangan Percaya Hoaks

Menurutnya sejauh ini belum ada laporan terkait adanya Nakes yang alami KIPI yang serius atau gejalanya lebih dari 24 jam pasca vaksinasi.

"Kalau KIPI ringan atau non serius itu eveknya tidak lebih dari 24 jam, namun KIPI serius ialah mereka yang mengalami gejala lebih dari 24 jam pasca Imunisasi, dan sampai sekarang tidak ada," ungkapnya.

Sementara itu menurut Pelupessy, sebanyak 2.052 dari 3.525 tenaga kesehatan Kota Ambon  yang terdaftar telah menerima vaksin covid-19 tahap pertama.

Sedangkan 715 nakes ditolak lantaran ada penyakit penyerta yang tidak dianjurkan untuk melakukan vaksinasi dan 749 nakes lainnya masih ditunda.

Penulis: Helmy Tasidjawa
Editor: Fandi Wattimena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved