Breaking News:

Vaksinasi

Usai Divaksin Tahap Pertama, Satu Orang di Maluku Positif Covid-19

Satu  pejabat atau tokoh dari 24 orang yang divaksin bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail, pada tahap pertama,

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: v
TRibunAmbon.com /Adjeng Hatalea
Gubernur Maluku Murad Ismail memberi keterangan pers usai divaksin di RSUP dr.J Leimena, Jumat (29/1/2021) Dia minta jurnalis divaksin pertama pada tahap ke-3 nanti 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON,TRIBUNAMBON.COM- Satu  pejabat atau tokoh dari 24 orang yang divaksin bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail, pada tahap pertama, Jumat (15/1/2021) dua pekan lalu diinformasikan terpapar virus Covid-19.

Padahal yang bersangkutan sudah menerima vaksin saat itu.

Mengkonfirmasi hal ini, TribunAmbon.com coba menghubungi Juru Bicara Covid-19 Maluku, dr. Adonia Rerung, namun pesan whasapp tersebut belum ada jawaban.

Baca juga: Berani Ikut Vaksin Kedua karena Vaksin Pertama Murad Akui Tidak Ada Efek. Murad : Saya Tidur

Informasi yang dihimpun TribunAmbon.com dari sejumlah sumber di lokasi vaksinasi tahap kedua, di RSUP dr. J Leimena.

Pejabat atau tokoh tersebut adalah satu dari tiga orang yang tidak hadir pada Jumat (29/1/2021) pagi, saat vaksinasi kedua dilaksanakan.

Bahkan identitas orang yang terpapar Covid-19 setelah menerima vaksin itu masih dirahasiakan Satgas Penanggulangan Covid-19.

Informasi yang beredar menyebutkan yang bersangkutan diketahui positif Covid-19 pada Kamis 28 Januari malam atau sehari menjelang pelaksanaan vaksinasi dosis kedua Jumat ini.

Sementara, Ketua Riset Uji Klinis Vaksin Corona, Prof. Kusnadi Rusmil mengatakan, kemungkinan orang yang sudah divaksin tetap bisa terpapar Covid 19.

Baca juga: Gubernur Maluku Imbau Masyarakat Jangan Percaya Informasi Bohong Soal Vaksinasi

Dia menyebutkan  7 relawan penerima vaksin yang dinyatakan positif Covid-19 hanya mengalami gejala ringan.

''Jadi tetap bisa terpapar meski sudah vaksin hanya saja gejalanya ringan saja,''jelasnya. 

Informasi lainnya menyebutkan pembentukan antibodi baru akan terbentuk setelah vaksin dosis kedua diberikan, sehingga masih bisa terpapar usai vaksin pertama. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved