Kamis, 16 April 2026

Spot Wisata di Kota Ambon

Monumen Pahlawan Nasional Martha Christina Tijahahu Sepi Tanpa Pengunjung

Suasana di sekililing monumen tampak senggang tak ada aktivitas warga ataupun pengunjung.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Tanita
MONUMEN - Pemandangan Patung Martha Christina Tijahahu dari Tangga Naik menuju lokasi Patung, Rabu (27/01/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pristiwani S. Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Monumen Pahlawan Nasional Indonesia, Martha Christina Tijahahu yang terletak di sebelah kantor DPRD Provinsi Maluku, Jl. Martha Christina Tiahahu, Karpan, Sirimau, Kota Ambon terpantau sepi tak ada pengunjung, Rabu (27/01/2021).

Neles, penjaga monumen mengatakan, sejak pandemi covid-19 pengunjung sudah jarang datang. Padahal dia mengingat sebelum pandemi merebak, banyak pengunjung yang datang tiap harinya.

MONUMEN - Nelles (46) penjaga Monumen Christina Martha Tijahahu, Rabu (27/1/2021).
MONUMEN - Nelles (46) penjaga Monumen Christina Martha Tijahahu, Rabu (27/1/2021). (TribunAmbon.com/Tanita)

“Biasanya 20 sampai 30 orang yang datang, skarang tambah sepi,”ungkap Neles yang sudah menjaga monumen Martha Tijahahu selama 11 tahun.

Ketika wartawan tribunambon.com datang berkunjung sekitar pukul 10.30, hanya ada Neles dan istrinya yang berdiri di depan pagar menyambut kedatangan kami.

Tampak alat pemotong rumput berada di samping mereka, terlihat mereka baru selesai membersihkan taman yang ada di lingkungan monumen.

Suasana di sekililing monumen tampak senggang tak ada aktivitas warga ataupun pengunjung.

Nelsen menyayangkan hal ini. Padahal mereka sudah memberikan tanda batas berdiri di sekitar monumen agar pengunjung yang datang tetap menaati protokol kesehatan, misalnya jaga jarak.

Bahkan sebelum masuk, pengunjung wajib mencuci tangan dan juga memakai masker.

Monumen ini dibuka untuk pengunjung setiap harinya, mulai dari pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore hari.

Ketika melewati pagar masuk kawasan monumen, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan beragam bunga, pohon, serta rerumputan hijau yang tertata rapi di sebelah kiri dan kanan jalan menuju tempat dimana patung Martha Christina Tijahahu berada.

Untuk menuju ke patung pahlawan perempuan berkelahiran Maluku 4 Januari 1800 ini, pengunjung harus menapaki kurang lebih 62 anak tangga untuk sampai ke puncaknya.

Sesampainya di atas, landscape Kota Ambon terpampang di pelupuk mata pengunjung sekaligus menyuguhkan nuansa keindahan laut dan gunung kota yang dijuluki Kota Musik ini.

MONUMEN - Pemandangan Landscape Kota Ambon dari bagian puncak tempat patung Martha Christina Tijahahu berada.
MONUMEN - Pemandangan Landscape Kota Ambon dari bagian puncak tempat patung Martha Christina Tijahahu berada. (TribunAmbon.com/Tanita)

Ada sekitar enam bangku panjang yang disediakan oleh pemerintah untuk diduduki pengunjung seraya menikmati pemandangan dan melihat gagahnya sosok perempuan muda Maluku yang berjuang mengusir penjajah Belanda dari Maluku itu.

Monumen ini sudah dibangun dari 2 Januari 1977 oleh Pemerintah Maluku bertepatan dengan peringatan hari dimana Pahlawan Nasional ini gugur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved