Spot Wisata di Kota Ambon
Monumen Pahlawan Nasional Martha Christina Tijahahu Sepi Tanpa Pengunjung
Suasana di sekililing monumen tampak senggang tak ada aktivitas warga ataupun pengunjung.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pristiwani S. Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Monumen Pahlawan Nasional Indonesia, Martha Christina Tijahahu yang terletak di sebelah kantor DPRD Provinsi Maluku, Jl. Martha Christina Tiahahu, Karpan, Sirimau, Kota Ambon terpantau sepi tak ada pengunjung, Rabu (27/01/2021).
Neles, penjaga monumen mengatakan, sejak pandemi covid-19 pengunjung sudah jarang datang. Padahal dia mengingat sebelum pandemi merebak, banyak pengunjung yang datang tiap harinya.
“Biasanya 20 sampai 30 orang yang datang, skarang tambah sepi,”ungkap Neles yang sudah menjaga monumen Martha Tijahahu selama 11 tahun.
Ketika wartawan tribunambon.com datang berkunjung sekitar pukul 10.30, hanya ada Neles dan istrinya yang berdiri di depan pagar menyambut kedatangan kami.
Tampak alat pemotong rumput berada di samping mereka, terlihat mereka baru selesai membersihkan taman yang ada di lingkungan monumen.
Suasana di sekililing monumen tampak senggang tak ada aktivitas warga ataupun pengunjung.
Nelsen menyayangkan hal ini. Padahal mereka sudah memberikan tanda batas berdiri di sekitar monumen agar pengunjung yang datang tetap menaati protokol kesehatan, misalnya jaga jarak.
Bahkan sebelum masuk, pengunjung wajib mencuci tangan dan juga memakai masker.
Monumen ini dibuka untuk pengunjung setiap harinya, mulai dari pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore hari.
Ketika melewati pagar masuk kawasan monumen, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan beragam bunga, pohon, serta rerumputan hijau yang tertata rapi di sebelah kiri dan kanan jalan menuju tempat dimana patung Martha Christina Tijahahu berada.
Untuk menuju ke patung pahlawan perempuan berkelahiran Maluku 4 Januari 1800 ini, pengunjung harus menapaki kurang lebih 62 anak tangga untuk sampai ke puncaknya.
Sesampainya di atas, landscape Kota Ambon terpampang di pelupuk mata pengunjung sekaligus menyuguhkan nuansa keindahan laut dan gunung kota yang dijuluki Kota Musik ini.
Ada sekitar enam bangku panjang yang disediakan oleh pemerintah untuk diduduki pengunjung seraya menikmati pemandangan dan melihat gagahnya sosok perempuan muda Maluku yang berjuang mengusir penjajah Belanda dari Maluku itu.
Monumen ini sudah dibangun dari 2 Januari 1977 oleh Pemerintah Maluku bertepatan dengan peringatan hari dimana Pahlawan Nasional ini gugur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2712021-christina-martha-tijahahu.jpg)