Breaking News:

Viral WN AS Bagikan Enaknya Tinggal di Bali Tuai Kontroversi, Visa hingga Pajak Penghasilan Disorot

Viral di media sosial Twitter, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat yang tinggal di Bali lebih dari 6 bulan, diduga ilegal

Kolse Twitter @kristenttotie via @gastricslut
Viral di media sosial Twitter, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat yang tinggal di Bali lebih dari 6 bulan, diduga ilegal 

Sehingga ia dengan teman wanitanya memutuskan untuk memesan penerbangan One Way ke Bali.

Kristen Gray juga mengatakan pulau Bali sangat menakjubkan.

Menurut Gray, biaya tinggal di Bali murah.

Dia pun membandingkan dengan biaya sewa rumah di LA, dia harus membayar 1.300 dolar AS (Rp 18,3 juta), sementara di Bali cuma 400 dolar AS (Rp 5,6 juta).

Hal itu diungkapkan Kristen Gray karena gaya hidupnya yang tinggi, tetapi memiliki biaya hidup yang jauh lebih rendah di Bali.

Baca juga: 8 Aturan Pembatasan Sosial di Jawa-Bali 11-25 Januari 2021: Pembatasan Kapasitas Tempat Ibadah 50%

Saat tinggal di Bali ia berhasil mengembangkan bisnis desain grafisnya.

Dan sekarang Kristen Gray menjadi seorang pengusaha.

Tak cukup sampai di situ, Kristen Gray juga merekomendasikan beberapa tempat kunjungan yang menguntungkan di Bali.

Bahkan ia juga telah bertemu komunitasnya di pulau Bali.

Selain itu Kristen Grey juga telah membuat eBook untuk WNA masuk Bali dalam masa pandemi, yang berhasil ia jual ke 10,4K pengikutnya di IG.

Baca juga: Cara Pindah Kewarganegaraan dari WNI ke WNA dan Sebaliknya, Simak Persyaratannya!

Kebijakan PPh untuk WNA yang tinggal di Indonesia lebih dari 6 bulan

Tindakan Kristen Gray yang tinggal selama lebih dari enam bulan dapat dikategorikan ilegal karena masalah visa, bekerja tanpa izin, serta tidak membayar pajak.

Dikutip dari Kontan.co.id, pemerintah akan menarik pajak penghasilan (PPh) atas penghasilan yang didapat dari Indonesia.

“WNA yang lebih dari 183 hari di Indonesia mereka menjadi subjek pajak di dalam negeri," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020)

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved