Breaking News:

Ambon Terkini

Jalan-Jalan ke Eks Prostitusi Ambon, Ditanya Wanita Bertato: Kaka’ Cari Kos Ato Ledis-kah

"Dulu waktu masih lokalisasi banyak uang licin (mengkilap) dan harum. Sekarang uang su (telah) sobek.." kata pemilik kedai kopi.

Tribun Ambon/henrikus_toatubun
EKS PROSTITUSI AMBON - Papan bicara penutupan eks lokalisasi prostitusi Tanjung Batu Merah, Jl Jenderal Sudirman, Kota Ambon, awal Januari 2021. Awal Februari 2021 lalu, kawasan ini resmi ditutup pemerintah. 

Laporan; Henrik Toatubun, Helmi Tasijawa & Thamzil Thahir

INGIN merasakan bagaimana dicap sebagai pria "hidung belang"?

Jika Anda di Kota Ambon, jalan-jalanlah ke bekas area Lokalisasi Prostitusi Tanjung Batu Merah.

Di area ini, --baik siang apalagi malam-- tiap lelaki dewasa "asing" akan dapat dua respons; Jadi obyek tatapan tajam atau isyarat kerlingan mata.

Reaksi Anda selanjutnya jadi penentu.

Jika diam Anda “aman”.  Namun jika tersenyum atau bereaksi verbal maka akan dapat  pertanyaan menggoda;

"Kaka cari kos atau ledis kah.." (Kakak mencari kamar kost atau perempuan kah?)

Dan itulah "klimaks" pengalaman tim jurnalis TribunAmbon.com, saat melawat ke area superpadat pemukim ini, Minggu (10/1/2021) sore.

Tanggal 9 Februari 2021 bulan depan, adalah ulang tahun pertama penutupan resmi "area pemuas naf*u" ini oleh otoritas sosial Kota Ambon.

Kala di lokalisasi, kami sempat jadi "kerubutan" beberapa anak muda dan pria paruh baya. Terus terang kami "sempat sangat khawatir jadi bulan-bullly-an warga."

Halaman
1234
Penulis: Henrik Toatubun
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved