Kamis, 16 April 2026

Ambon Terkini

Jalan-Jalan ke Eks Prostitusi Ambon, Ditanya Wanita Bertato: Kaka’ Cari Kos Ato Ledis-kah

"Dulu waktu masih lokalisasi banyak uang licin (mengkilap) dan harum. Sekarang uang su (telah) sobek.." kata pemilik kedai kopi.

Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Nur Thamsil Thahir
Tribun Ambon/henrikus_toatubun
EKS PROSTITUSI AMBON - Papan bicara penutupan eks lokalisasi prostitusi Tanjung Batu Merah, Jl Jenderal Sudirman, Kota Ambon, awal Januari 2021. Awal Februari 2021 lalu, kawasan ini resmi ditutup pemerintah. 

Laporan; Henrik Toatubun, Helmi Tasijawa & Thamzil Thahir

INGIN merasakan bagaimana dicap sebagai pria "hidung belang"?

Jika Anda di Kota Ambon, jalan-jalanlah ke bekas area Lokalisasi Prostitusi Tanjung Batu Merah.

Di area ini, --baik siang apalagi malam-- tiap lelaki dewasa "asing" akan dapat dua respons; Jadi obyek tatapan tajam atau isyarat kerlingan mata.

Reaksi Anda selanjutnya jadi penentu.

Jika diam Anda “aman”.  Namun jika tersenyum atau bereaksi verbal maka akan dapat  pertanyaan menggoda;

"Kaka cari kos atau ledis kah.." (Kakak mencari kamar kost atau perempuan kah?)

Dan itulah "klimaks" pengalaman tim jurnalis TribunAmbon.com, saat melawat ke area superpadat pemukim ini, Minggu (10/1/2021) sore.

Tanggal 9 Februari 2021 bulan depan, adalah ulang tahun pertama penutupan resmi "area pemuas naf*u" ini oleh otoritas sosial Kota Ambon.

Kala di lokalisasi, kami sempat jadi "kerubutan" beberapa anak muda dan pria paruh baya. Terus terang kami "sempat sangat khawatir jadi bulan-bullly-an warga."

Untungnya, sehari sebelumnya, kami sudah dapat "restu lisan" dari ketua RT setempat.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Direktur Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Kementrian Sosial, Waskito Budi Kusumo, Kapolresta Pulau Ambon, Dandim Pulau Ambon dan Sekretaris MUI Provinsi Maluku saat menandatangani deklarasi penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah, Ambon, Kamis (6/2/2020).
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Direktur Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Kementrian Sosial, Waskito Budi Kusumo, Kapolresta Pulau Ambon, Dandim Pulau Ambon dan Sekretaris MUI Provinsi Maluku saat menandatangani deklarasi penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah, Ambon, Kamis (6/2/2020). (KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Dimana?

Lokasi eks lokalisasi ini masih masuk kawasan pusat Kota Ambon.

Dari Jembatan Merah Putih, lokasi ini berjarak sekira 1,4 km sahaja.

Dari kantor pusat pemerintahan provinsi di Kilometer 0 Kota Ambon, sekitar 2,5 km.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved