Breaking News:

Pengelola Ambon War Cemetery Taman Terluas di Maluku Dialihkan dari Australia ke Inggris

Dalam catatan Tribun, inilah taman hijau paling terawat dan terluas di Kota Ambon, bahkan di timur Indonesia.

AMBON-TribunAmbon.com,-  Warga Ambon tak seleluasa dulu lagi menikmati indahan rumput hijau Ambon War Cemetery Memorial di Kota Ambon.

Taman Makam Pahlawan Negara Persemakmuran di Tantui, Ambon (Commonwealth Cemetery Ambon Memorial) yang terletak di Jl Sultan Hasanuddin, Tantui,  Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, sejak tahun lalu, ditutup untuk publik.

“Dulu banyak datang orang selfie dan foto-foto. Rawan. Untuk masuk  harus dapat izin tertulis dari Inggris,” kata Mandor Pemeliharaan Ambon Cemetery, Yahya Hury (45), kepada TribunAmbon.com, Jumat (8/1/2021).

Yahya adalah satu dari lima pekerja harian di kawasan taman seluas 5,1 hektar ini.

LANDSCAPE TAMAN - Taman Makam Pahlawan Commonwealth di Tantui, Ambon dengan latar belakang Teluk Ambon dan Jembatan Merah Putih, Sabtu (9/1/2021).
LANDSCAPE TAMAN - Taman Makam Pahlawan Commonwealth di Tantui, Ambon dengan latar belakang Teluk Ambon dan Jembatan Merah Putih, Sabtu (9/1/2021). (Tribun Ambon/lukman-mukADar)

Baca juga: Jadi Spot Swa Foto, Taman Kuburan Tentara Australia di Ambon Ditutup, Penikmat Taman Kecewa

Dia mengemukakan, sebelumnya kawasan ini dikelola kantor veteran Australian and New Zealand Army Corps (ANZAC), yayasan Victoria.

Namun, belakangan pengelolaannya diambil alih Commonwealth Graves di Inggris.

Anggaran pemeliharaan langsung ditangani pihak Commonwealth di Inggris.

Selain itu merawat rumput  dan aneka bunga serta pepohonan yang ada di sekitar lokasi makam tetap terwat dan terjaga dengan baik.

Dalam situs resminya dijelaskan ini semacam yayasan kesejahteraan veteran pejuang negara persemakmuran Inggris.

Untuk masuk mesti registrasi di situs resmi. Di Inggris, alamat kantor ini berada di pusat ibukota Inggris, Old Admiralty Building, London SW1A 2AF, London, UK.

Resgistrasi online ini diarahkan ke Unit Travel Advice, Consular Division Foreign and Commonwealth Office.

Tribun bisa mendapat akses khusus ke taman makam pahlawan asing terluas di Indonesia ini.

Luasnya sekitar 5,1 ha. Ini hampir lima kali lipat dari Taman Makam Pahlawan Nasional, sekitar 200 m sebelahnya.

Di Ambon War Cemetery ada sekitar 2.137 makam pahlawan.

Mereka meninggal dunia saat melawan tentara Jepang di perairan Ambon dan Sulawesi antara tahun 1942 hingga 1945.

Pahlawan yang dimakamkan dari 6 negara persemakmuran Inggris; Australia, Inggris, Malaysia, Kanada, India, Selandia Baru.

Tentara muda terbanyak yang dimakamkan dari Australia (1.092).

Mereka terdiri dari 694 tentara infateri dari total dari 1.131 anggota pasukan elite batalion 21, Divisi II  Gull­Force atau pasukan infantri Australia yang gugur.

Ada juga 810 tentara Inggris, 186 Belanda, 30 India, 2 Kanada, Selandia baru dan Afrika Selatan masing-masing 1.

Ada 15 orang dari beberapa negara sekutu lainnya.

Dalam catatan Tribun, inilah taman hijau paling terawat dan terluas di Kota Ambon, bahkan di timur Indonesia.

Tujuh tahun terakhir, di taman makam inilah dirayakan Anzac Day, semacam hari pahlawan Australia-Selandia Baru.

Taman Makam Pahlawan Negara Persemakmuran (Commonwealth  Cemetery Ambon Memorial) yang terletak di Jl Sultan Hasanuddin, Tantui,  Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Jumat 8/1/2021.
Taman Makam Pahlawan Negara Persemakmuran (Commonwealth Cemetery Ambon Memorial) yang terletak di Jl Sultan Hasanuddin, Tantui, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Jumat 8/1/2021. (Tribun Ambon/lukman-mukADar)

Hingga kini, keluarga para serdadu ANZAC yang gugur masih sering mengunjungi kompleks pemakaman ini.

Di bulan April banyak keluarga veteran yang datang.

Anzac Day" digelar untuk memperingati pendaratan pasukan Australia dan Selandia Baru di Gallipoli, Turki, pada tahun 1915.

Acara terakhir digelar sebelum Pandemi Corona,  Kamis (25/4/2019) lalu.

Hadir kala itu, atase Angkatan Laut Kedubes Australia untuk Indonesia Kolonel Matthew Brown. Ia memimpin upacara.

Hadir juga Wakil Konjen Australia di Makassar Sam Uprichard dan Asisten Atase Angkatan Laut Kedubes Australia untuk Indonesia Simon Butterworth. 

Hadir juga, kala itu, asisten Intelijen Kasdam XVI Pattimura Kolonel Inf R Suranto, Asrena Danlantamal IX Ambon Kolonel Laut Dodik Pujiargo, Direktur Sabhara Polda Maluku Kombes Pol Irwan Ramaini, dan Kadis Operasi Lanud Pattimura Letkol Pnb Urip Widodo.

Halaman
Penulis: Lukman Mukadar
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved