Breaking News:

Belajar dari Rumah

Pengertian dan Ciri-ciri Tari Tradisional, Dilengkapi Contoh Tari dan Daerah Asalnya

Pengertian, ciri-ciri, dan contoh tarian tradisional beserta daerah asalnya. Setiap daerah memiliki tari tradional yang memiliki nilai-nilai historis

TRIBUNNEWS/HO
Anak-anak binaan Indonesia Street Children Organization (ISCO) menampilkan tarian Yamko Rambe Yamko di acara penerimaan Penghargaan Anugerah Pelangi 2015 di Kantor KPPPA, 

3. Tari Lenggang Nyai dari Jakarta

Nama Tari Lenggang Nyai sendiri berasal dari kata “lenggang” yang berarti “melengak – lengok” dan kata “nyai” yang di ambil dari cerita Nyai Dasimah.

Nyai Dasimah adalah salah satu tokoh perempuan yang terkenal dalam cerita rakyat betawi.

Tarian ini sering ditampilkan dalam berbagai acara di Jakarta dan mengandung banyak pesan dan makna tentang kebebasan perempuan.

Menurut sejarahnya, Tari Lenggang Nyai ini di ciptakan oleh seorang seniman tari dari Yogyakarta bernama Wiwik Widiastuti, seorang seniman yang sangat mencintai kebudayaan Indonesia.

4. Tari Saman dari Aceh

Tari Saman merupakan kesenian yang berasal dari Suku Gayo di Aceh, tapi tarian ini tepatnya dikembangkan oleh seorang ulama dari Gayo, bernama Syekh Saman.

Awalnya, Tari Saman dikembangkan sebagai media penyebaran agama Islam, yang juga digunakan untuk menyampaikan pesan.

Tarian ini juga mencerminkan pendidikan, kegamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan, lo.

5. Tari Pendet dari Bali

Tari Pendet adalah sebuah tarian yang awalnya merupakan bentuk pemujaan yang banyak diperagakan di pura.

Tari Pendet melambangkan penyambutan turunnya dewa ke dunia.

Jadi, Tari Pendet bisa dikatakan sebagai bentuk persembahan dalam bentuk tarian, bukan berbentuk sesajen seperti yang biasa dilakukan.

Namun, saat ini banyak yang menarikan tarian ini sebagai ucapan selamat datang.

6. Tari Tradisional Caping Ngancak

Dikutip dari Buku Tematik Kelas 5 Tema 5, Tari Tradisional Caping Ngancak yang berasal dari Lamongan, Jawa Timur menceritakan tentang kehidupan petani.

Tari ini menggambarkan para petani yang sedang bekerja mulai dari menanam, merawat, hingga memanen padi.

Seperti petani sebenarnya, para penari juga mengenakan caping.

Caping merupakan penutup kepala yang biasa dikenakan petani saat bekerja di sawah.

Caping berbentuk kerucut terbuat dari anyaman bambu.

7. Tari Alang Babega

Tari Alang Babega dari Minangkabau, Sumatera Barat, merupakan sebuah tarian khas daerah yang menggambarkan burung elang yang melayanglayang di udara.

Burung elang ini mengepakkan sayapnya, mencari mangsa, kemudian menukik dan menyambar mangsa tersebut.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kompas.com/Fidelis Dhayu Nareswari, Bobo.grid.id/Sarah Nafisah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tari Tradisional: Pengertian, Ciri-ciri, Dilengkapi Contoh Tari Tradisional dan Asal Daerahnya

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved