Breaking News:

AMBON TERKINI

Progres 85%, Proyek Beutifikasi Bandara Pattimura Ambon Ditarget Rampung Desember 2020

Proyek dimulai sejak 2018 lalu terbilang lambat dan molor karena pandemi corona virus disease.

Tribun Ambon/Fandi Wattimena
PROGRES 85% - Proyek beutifikasi dan perluasan Bandara Internasional Pattimura Ambon, Minggu (6/12/2020). Proyek yang dikerjakan BUMN PT Amarta Karya ini dijadwalkan rampung akhir 2020. 

Selain Ambon, proyek PT Angkasa Pura I yang molor adalah Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

LAPORAN Kontributor Tribun Ambon, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON -- Proyek beutifikasi (mempercantik) dan perluasan Bandara Internasional Pattimura Ambon, Maluku, pada pekan pertama Desember 2020 ini memasuki tahap akhir.

Otoritas layanan bandara optimistis, proyek rampung di Desember 2020 dan bisa digunakan pada Tahun Baru 2021.

Dari pantauan Tribun Ambon, Minggu (6/12/2020) sore, belasan pekerja terlihat beristirahat di selasar depan gedung utama.

Tiga alat berat warna kuning masih parkir di depan gedung.

"Mungkin akhir tahun selesai. Ini sisa pengaspalan," kata Ridwan Z, salah seorang enggineer proyek dari PT Amarta Karya (Persero) di halaman depan bandara, kawasan Laha, Teluk Ambon.

Secara terpisah, otoritas bandara PT Angkasa Pura I, menyebut progress proyek sudah sekitar 85%.

"Kita target tahun 2021 sudah bisa operasi," kata Legal, Compliance and Stakeholder Manager Pt Angkasa Pura I Bandara Pattimura Chandra Agnisia S.

Menurutnya, akhir pekan lalu, pihaknya rapat koordinasi dengan pihak otoritas navigasi udara dan pihak beberapa managet maskapai di Ambon.

"Kemarin, kita sudah meeting lagi dengan airnav dan airlines. Senin kita koordinasi lagi," kata Chandra, melalui sambungan telepon.

PROGRES BANDARA AMBON - Kendaraan alat berat masih parkir di halaman gedung utama Terminal Bandara Internasional Pattimura Ambon, Minggu (6/12/2020).
PROGRES BANDARA AMBON - Kendaraan alat berat masih parkir di halaman gedung utama Terminal Bandara Internasional Pattimura Ambon, Minggu (6/12/2020). (Tribun Ambon/Fandi Wattimena)

Proyek dimulai sejak 2018 lalu terbilang lambat dan molor karena pandemi corona virus disease.

September 2020 lalu, situs resmi koran BUMN menyebut progress proyek sudah 84,7%.

Di tahun 2018, nilai investasi proyek Rp45 miliar.

Jumlah penumpang yang berangkat dan datang di bandara Pattimura fluktuatif dan mulai meningkat kisaran 1.500 untuk penumpang berangkat, total 3.500 per hari.

Peningkatan ini karena Bandara Pattimura merupakan bandara transit ke kabupaten dan kota di Maluku.

Beautifikasi dan perluasan bandara untuk mempertegas bahwa Bandar Udara Internasional Pattimura merupakan leisure airport atau bandara wisata.

Kapasitas Bandara Pattimura saat ini sekitar 800 ribu penumpang per tahun.

Sementara data trafik melayani 1,3 juta penumpang per tahun.

Proyek dengan nama resmi, Renovasi dan Beautifikasi Gedung Terminal Existing, Penambahan Gate Lima Ruang Tunggu Keberangkatan dan Kedatangan dan Gedung Utama Terminal Keberangkatan dan Kedatangan.

Ini juga tambah fasilitas satu unit garbarata serta gate sehingga menjadi lima gate.

Luas bangunan terminal semula sekitar 10.000 m2  menjadi  16.000 meter persegi.

Selain itu ada penambahan 60 ruang usaha baru menjadi 90 ruang usaha.

Ada juga penambahan satu ruang tunggu atau gate yang dilengkapi garbarata.

Halaman
Editor: Nur Thamsil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved