Angka Pengangguran di Maluku Meningkat, PMKRI Maluku-Malut Desak Pemprov Bantu Ekonomi Kreatif
PMKRI Maluku- Maluku Utara mendesak Pemerintah Provinsi Maluku mengembangkan dan memberdayakan pemuda dalam ekonomi kreatif
‘’Sebanyak 14.150 orang sementara tidak bekerja dan 172,439 orang mengalami pengurangan jam kerja karena pandemi, ‘’paparnya.
Sementara angka angkatan kerja di Maluku Agustus 2020 meningkat 3,27 persen dari bulan yang sama tahun sebelumnya menjadi 839.190 orang.
Sedangkan jumlah penduduk yang bekerja bertambah 2,30 persen dibandingkan pada Agustus 2019 menjadi 775.701 orang.
Baca juga: Surat Terbuka Menaker untuk Buruh yang Mogok Kerja: Saya Berupaya Mencari Titik Keseimbangan
“Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) di Maluku pada Agustus 2020 sebesar 65,07 persen,” jelasnya.
Pada Agustus 2020 sebanyak 66,56 persen penduduk tercatat bekerja di sektor informal.
Persentase pekerja informal pada Agustus 2020 naik 4,58 persen poin dibanding Agustus 2019.
BPS juga mencatat 44,88 persen penduduk bekerja tidak penuh (jam kerjanya kurang dari dari 35 jam seminggu).
14,20 persen penduduk berstatus setengah penganggur, dan 30,67 persen penduduk yang bekerja paruh waktu di Provinsi Maluku. (*)