Virus Corona di Ambon
Lawan Covid-19, Dosen dan Mahasiswa di Ambon Turun Ke Gereja
Digelar terpusat di Jemaat GPM Silaleinitu, kecamatan Nusa Laut, dosen dan mahasiswa itu memberikan berbagai pelatihan
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
TRIBUNAMBON.COM - Ambil bagian dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon kerahkan dosen dan mahasiswa ke gereja di kecamatan Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah.
Mereka ditugaskan untuk mendampingi majelis dan pelayan gereja dalam penguatan kapasitas di tengah pandemi.
Digelar terpusat di Jemaat GPM Silaleinitu, kecamatan Nusa Laut, dosen dan mahasiswa itu memberikan berbagai pelatihan.
Mulai dari pentingnya penerapan protokol kesehatan (Protkes) Covid-19, Smart Parenting di masa pandemi covid-19, teknik konseling sesuai protokol kesehatan (protkes), hingga terapi relaksasi untuk mengurangi tingkat kecemasan.
Tonton Juga :
“Selain pemahaman akan protokol kesehatan, relaksasi juga menjadi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh nantinya,” kata Ketua Tim Pendampingan Kepada Masyarakat (PKM) IAKN Ambon, Lolita Ririhena, Minggu pagi (01/11/2020).
Baca juga: Hukurila, Kampung Tangguh Covid-19 di Ambon, Ini Cara Mencegah Penyebaran
“Sebanyak 63 peserta yang terlibat, dari Majelis Jemaat dan Badan Koordinator pelayan,” lanjutnya.
Pelatihan ini sendiri dilakukan dengan sejumlah metode, di antaranya ceramah, diskusi dan berbagi peran agar mudah dipahami serta diterapkan dalam aktifitas pelayanan gerejawi.
Dalam pelaksanaan juga melibatkan fasilitator dari Program Studi Pastoral Konseling IAKN Ambon serta Klasis GPM Pulau-Pulau Lease.
“Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh DIPA IAKN Ambon ini dilaksanakan dalam dua tahap yakni tahap sosialisasi yang berlangsung pada tanggal 29 September – 1 Oktober 2020 dan tahap pelatihan pada tanggal 26 – 29 Oktober 2020,” ungkapnya.
Lanjutnya dijelaskan, program yang dicetuskan Program Studi Pastoral Konseling IAKN Ambon ini menargetkan agar para pelayan dan perangkat pelayan gereja tetap sehat.
Serta mampu menjadi agen yang terus mendorong penerapan protkes bagi jemaat.
"Dengan mengangkat tema besar, Penguatan Kapasitas Pelayan Guna Meningkatkan Kesehatan Jasmani, Mental Dan Spiritual, tentu kita mendorong semua untuk ikut Bersama pemerintah melawan penyebaran covid,” cetusnya.
Kegiatan tersebut pun disambut antusias jemaat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pendampingan-majelis-dan-pelayan-gereja-di-tengah-pandemi-di-gpm-silaleinitu-nusa-laut.jpg)