Breaking News:

Virus Corona di Ambon

Bioskop Segera Dibuka, Gugus Tugas Covid-19 Ambon Akan Pantau Penerapan Prokes

Selama masa pandemi covid-19 merebak di Ambon, seluruh bioskop ditutup untuk sementara.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Caption: Wali Kota Ambon, Richard Luhanapessy mengumumkan seluruh bioskop akan beroperasi kembali pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap VIII mendatang, Kamis (20/10/2020) 

Laporan Kontributor TribunAMbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Selama masa pandemi covid-19 merebak di Ambon, seluruh bioskop ditutup untuk sementara.

Namun, tampaknya warga kota dan sekitarnya tak perlu bersedih karena bioskop akan segera dibuka kembali.

Pasalnya, Pemerintah Kota Ambon akan mengijinkan bioskop kembali beroperasi pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Jilid VIII mendatang.

Hal ini disampaikan Wali Kota Ambon ketika memberikan keterangan pers di Kantor Balai Kota Ambon, Kamis (20/10/2020).

“Kali ini kami akan mengijinkan bioskop untuk kembali beroperasi di hari Senin mendatang,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhanapessy saat memberikan keterangan pers di Kantor Balai Kota Ambon, Kamis (20/10/2020).

Dibukanya kembali bioskop ini, kata Louhanapessy, karena mempertimbangkan sektor ekonomi. Dia meyakini, meski di tengah pandemi covid-19, namun Ambon bisa memperbaiki sektor ekonomi perlahan-lahan.

“Ekonomi bisa recovery secara perlahan-lahan. Kesehatan penting tapi ekonomi jangan sampai mengalami dampak yang terlalu kuat. Ini juga memberikan ruang kepada para pegawai bioskop agar mereka bisa kembali bekerja” ucap dia.

Dia menambahkan, selama beroperasi harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan kapasitas penonton tak lebih dari 50 persen.

Hal ini akan dijalankan oleh manajemen bioskop dan dipantau oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon.

“Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti kapasitas penonton 50 persen, penonton wajib memakai masker, jam operasional jam 10 hingga jam 8 malam, disertai pengawasan ketat gustu dan aparat terutama penerapan dalam penerapan prokes,”ujar dia.

Lebih jauh dia menerangkan, di masa PSBB Tahap VIII ini Pemkot ingin memberikan ruang yang cukup kepada pelaku-pelaku usaha dan pihak swasta.

Sejauh ini, lanjut dia pihak swasta telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 di Ambon.

Untuk itu, selain bioskop, jam operasional restoran, kafe, toko juga diperpanjang, yakni hingga pukul 21.00 WIT.

Namun, untuk karaoke keluarga belum bisa diijinkan beroperasi kembali, karena pengaturan ruangannya akan sulit dipantau oleh tim gustu.

“Pegawai karaoke bisa menyurat ke kita untuk diberikan bantuan berupa sembako,” tandasnya.

 (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved