Virus Corona di Ambon

Polisi Tetapkan 8 Orang Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon

Polresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease akhirnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka aksi pengambilan paksa jenazah pasien covid-19.

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Keluarga dan Kerabat Mengambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi

TRIBUNAMBON.COM - Polresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease akhirnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka aksi penghadangan dan pengambilan paksa jenazah pasien covid-19 saat melintas dikawasan jalan Jendral Soedirman Kota Ambon, Jumat kemarin (26/6/2020).

Kedelapan tersangka, yakni AM, HL, BY, SI, SU, SD, NI dan YN. Dari delapan tersangka, dua diantaranya adalah perempuan.

"Sementara ini ada delapan orang, dua perempuan dan enam laki-laki, saat ini kami sedang proses dan kami sudah menetapkan mereka sebagai tersangka."

"Tinggal kita pastikan apakah mereka kita tahan atau tidak," kata Kapolresta Pulau Ambon & Pulau-pulau Lease, Kombes Polisi Leo Surya Nugraha Simatupang di Mapolresta Ambon, Sabtu (27/6/2020).

Lanjutnya, pihaknya masih terus melakukan pengembangan sehingga ada kemungkinan tersangka baru.

“Nanti kita akan kembangkan lagi, kemungkinan ada tersangka lainnya,” kata Kapolresta.

Para tersangka sendiri terancam pasal 214 KUHP junto pasal 93 UU No. 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, iring-iringan ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19 dihadang warga saat melintas di kawasan jalan Jendral Soedirman, Kota Ambon.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 15.30 WIT.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka dikawasan batu merah, tidak jauh dari lokasi kejadian.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved