Sabtu, 18 April 2026

Virus Corona di Maluku

Jumlah Korban Covid-19 di Maluku Melonjak, Dalam Sehari 57 Kasus Positif

Terjadi lonkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku per kemarin 12 Juni 2020 , yakni sebanyak 57 kasus.

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Shutterstock
Ilustrasi Corona Virus -2 WNI Positif Corona 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Terjadi lonkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku per kemarin 12 Juni 2020 , yakni sebanyak 57 kasus.

Kota Ambon penyumbang angka terbanyak, yakni 33 kasus.

Sementara itu sebanyak 18 kasus berasal dari Kabupaten Maluku Tengah, 5 kasus dari Seram Bagian Timur dan 1 kasus dari Seram Bagian Barat.

Dengan demikian berdasarkan data GTPP Covid-19 Maluku hingga 12 Juni, total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Maluku sebanyak 387 kasus.

Seiring dengan peningkatan itu, jumlah pasien dalam perawatan pun bertambah 42 pasien menjadi total 273 yang tengah dalam perawatan.

Kabar baiknya, meski hanya ada sebanyak 15 pasien yang telah sembuh, namun ini juga mempengaruhi kurva kesembuhan pasien covid-19  di Maluku.

Yakni kini sebanyak 104 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona ini.

Sesuai dengan keterangan pers yang dibagikan tim GTPP Covid-19 Maluku kepada Tribunambon.com, beberapa upaya tengah dilakukan untuk mempermudah proses penanganan.

Di antaranya telah dilakukan On The Job Training (OJT) untuk 5 analis di RSUD dr. M. Haulussy agar mampu mengoperasikan mesin Tes Cepat Molekuler (TCM).

Mesin TCM ini diketahui mampu memeriksa specimen dan mengeluarkan hasil COVID-19 secara cepat.

Sayangnya, pemeriksaan TCM ini masih diprioritaskan untuk kasus-kasus emergency di Rumah Sakit saja, karena jumlah katrid yang terbatas.

Pria Mengaku Fotografer Tipu 25 Gadis untuk Foto Bugil, Beri Ancaman Denda hingga Persetubuhan

UPDATE Gaji ke-13 PNS, TNI-Polri dan Pensiunan 2020: PNS Gol IIIc Rp Rp 2,8 Jutaan - Rp 4,6 Jutaan

Seorang Pria Setubuhi Ibu Muda di Ladang Jagung, Awalnya Korban Dibuntuti hingga Diancam Dibunuh

Peningkatan angka kasus dan banyaknya jumlah pasien yang dirawat, memunculkan kendala yang selama ini diprediksikan tim medis dan GTPP Maluku, yakni keterbatasan jumlah kamar untuk pasien konfirmasi dan keterbatasan peralatan dan SDM untuk pemeriksaan swab.

Untuk itu, sebagai rencana tindak lanjut, akan ditambahkan jumlah kamar pada diklat-diklat yang ada, serta melakukan kerja sama dengan Balai POM Ambon untuk pemeriksaan swab.

Selain itu, tim GTPP Maluku mendukung rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved