Suami Bunuh Istri, Sang Anak Lari Ketakutan Lihat Pelaku Peluk Jasad Korban yang Bersimbah Darah

anak korban yang berusia 8 tahun lari ketakutan ketika melihat ayahnya memeluk jasad sang ibu yang sudah tewas bersimbah darah.

Editor: Fitriana Andriyani
POLRES MATENG
Seorang suami di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Kabuaten Mamuju, Yusuf nekat memutilasi istrinya Hasna, Senin (1/6/2020). 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang wanita tewas dimutilasi oleh suaminya sendiri, Yusuf.

Korban diketahui bernama Hasnah yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah akibat ulah sang suami.

Bahkan, bagian tubuh seorang ibu yang memiliki tiga orang anak itu terpotong.

Hasnah tewas di rumahnya sendiri yang berlokasi di Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Yusuf yang merupakan suami korban sempat mengamuk sambil memegang parang.

Hasil Autopsi Kedua George Floyd Beda dengan yang Pertama, Tak Ada Masalah Penyakit Tapi Pembunuhan

Tuntut Google Maps, Gara-gara Fitur Timeline Anda Pasangan Suami Istri di India Bertengkar

Bahkan, anak korban yang berusia 8 tahun lari ketakutan ketika melihat ayahnya memeluk jasad sang ibu yang sudah tewas bersimbah darah.

Anak korban yang lari keluar rumah langsung diselamatkan oleh warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Agung mengatakan sebelum terjadi insiden pembunuhan, seorang kerabat korban yakni Asri sempat melihat pelaku membawa parang.

Saksi mengaku sempat singgah di rumah pelaku dan korban.

Saat itu, Asri meminta agar parang itu diserahkan, namun pelaku menolak.

Saksi yang saat itu takut menjadi sasaran pelaku memilih melapor ke Polres setempat.

"Saksi langsung melapor ke Polres bahwa ada orang mengamuk dan membawa parang di atas rumah," katanya dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Timur.

Coba Kabur dari Korea Utara, Suami Istri Tewas Dieksekusi Regu Tembak, Sempat Disiksa Demi Pengakuan

Sekongkol dengan Selingkuhan, Oknum TNI Bunuh Istri, Jasadnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Korban Sudah Tewas saat Polisi Datang

Peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita, Senin (1/6/2020).

Saksi pun kaget saat kembali dari kantor polisi mendengar teriakan korban.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved