Kamis, 28 Mei 2026

Virus Corona di Ambon

Cegah Penyebaran Corona, Puskesmas di Ambon Layani Pengobatan Pasien Via Online

Mencegah penularan virus corona, Puskesmas di Kota Ambon membuka pelayanan bagi pasien untuk melakukan pengobatan secara online.

Tayang:
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
suasana salah satu puskesmas di Kota Ambon. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Mencegah penularan virus corona, Puskesmas di Kota Ambon membuka pelayanan bagi pasien untuk melakukan pengobatan secara online.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy di Balai Kota, Kamis (28/5/20) saat ditemui tribunambon.com.

Menurutnya seluruh Puskesmas di Kota Ambon telah membuka layanan pengobatan bagi pasien bisa melalui pesan singkat pada aplikasi chating di media sosial.

Pelupessy menjelaskan, pelayanan dengan berbasis online tersebut dilakukan sebagai dampak dari program pemerintah untuk menekan jumlah kasus covid 19 di Kota Ambon.

Pasalnya jika masyarakat semakin banyak mengunjungi Puskesmas untuk pengobatan, semakin besar pula kemungkinan Penyebaran virus corona dapat terjadi.

Mengingat Kota Ambon saat ini masuk pada zona merah penyebaran virus corona, dimana tiap harinya terdapat kasus baru, sehingga peluang masyarakat akan terpapar juga cukup besar.

"Program-program itu jalan sesuai dengan apa yang disampaikan cuma untuk pengobatan kemarin itu kita sudah bilang untuk mengurangi kontak terlalu besar dengan pasien kita bikin online," ujarnya.

Dikatakan, untuk pengobatan online sendiri, setiap puskesmas mencantumkan nomor teleponnya di lokasi yang dapat dilihat oleh pengunjung. Untuk mempermudah pengunjung dalam mencatat nomor yang disediakan.

Dan setiap petugas puskesmas yang ada juga diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait program tersebut untuk membantu masyarakat yang ada dalam melakukan pengobatan.

"Kita belum buat aplikasi tapi nomor kontak puskesmas ada bisa lakukan online untuk pembatasan sehingga tidak terlalu banyak orang yang tumpuk di puskesmas karena juga sosial distancing lebih lagi puskesmas rijali," tuturnya.

Untuk pengobatan yang tidak serius dan tidak membutuhkan penanganan langsung dari para medis, masyarakat bisa menelepon dari rumah dengan cara menghubungi nomor telepon yang telah disediakan tiap puskesmas untuk berkonsultasi langsung dengan dokter di Puskesmas tersebut untuk mendapat arahan penanganan medis.

"Kemarin sudah disampaikan ke puskesmas untuk diatur yang bisa lewat telpon misalnya mereka mau konsultasi atau apa tidak perlu ke puskesmas tapi kalau misalnya kasus emergensi kemudian dia butuh penanganan dokter berarti bisa ke puskesmas," tambahnya.

Sedangkan untuk obat yang dibutuhkan oleh pasien dapat diantar dengan menggunakan ojek baik ojek yang disewa oleh masyarakat untuk menjangkau puskesmas maupun sebaliknya.

"dan untuk obatnya sendiri masyarakat bisa memanfaatkan jasa ojek untuk mengambil obat di Puskesmas sehingga tidak perlu lagi datang ke Puskesmas" terangnya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved