Ratusan Siswa SMA di Ambon Rayakan Kelulusan di Tengah Covid-19, Bubar Ditertibkan Polisi

Seratusan siswa-siswi SMA memenuhi area lapang di Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Minggu (10/5/2020).

Facebook/Juren Siahiya
Pelajar konvoi kelulusan di kawasan Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon dibubarkan aparat kepolisian, Minggu (10/05/2020) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM - Seratusan siswa-siswi SMA memenuhi area lapang di Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Minggu (10/5/2020).

Mereka berkumpul untuk merayakan kelulusan layaknya pelajar di tahun-tahun sebelumnya.

Aksi mereka itu tertangkap layar kamera salah satu warga Passo yang sedang melakukan aktivitas lari sore di kawasan itu.

Dalam foto yang diunggah pemilik akun Facebook Juren Siahaya itu, para pelajar sama sekali tidak mengindahkan anjuran physical distancing di tengah wabah covid-19.

Pasar Mardika Ambon Buka 7 Jam saat PSBB Diterapkan, Wali Kota Richard: Tidak Tutup

Adapun keterangan dari unggahan foto dari warganet tersebut yakni:

"Jika 1 org positif Covid saja maka 1 angkatan 2020 ni punggul deng karong. Ini yg dong blg LULUS karna COVID ada harus otak sama dg COVID Yg zn ikut2an zn usah ambel d hati," tulis Juren dalam postingannya.

Postingan tersebut ikut dibagikan di akun Facebook resmi Ambon Galeri dan menuai banyak kemarahan warga Kota Ambon yang sedang berusaha melawan pandemi covid-19 dengan mengurangi aktivitas di luar rumah kecuali untuk hal yang mendesak.

Saat dihubungi TribunAmbon.com  via WhatsApp, Juren Siahaya membenarkan postingan tersebut.

Pelajar konvoi kelulusan di kawasan Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon dibubarkan aparat kepolisian, Minggu (10/05/2020)
Pelajar konvoi kelulusan di kawasan Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon dibubarkan aparat kepolisian, Minggu (10/05/2020) (Facebook/Juren Siahiya)

Dia mengaku, saat sedang melakukan rutinitas lari sore di kawasan Terminal Transit Passo, Ambon dirinya melihat dari kejauhan banyak siswa berseragam putih abu-abu yang berjoget sambil corat-coret seragam mereka, juga berkonvoi di kawasan tersebut.

"Kejadiaannya sekitar jam 6, tapi sepertinya mereka sudah berkumpul sebelum jam 6 sore," kata Juren.

Dia menyebutkan ada sekitar lebih dari 100 siswa yang ikut merayakan kelulusan sore itu, tidak diketahui asal sekolah para siswa.

Rata-rata siswa SMA tersebut tidak mengenakan masker dan mengabaikan larangan berkumpul serta abai terhadap anjuran jaga jarak.

Pemkot Ambon Fungsikan Ojek untuk Distribusi Sembako dari Presiden Jokowi

Beberapa saat kemudian, kata dia, aparat kepolisian yang berjaga di Pos Passo mendatangi kawasan tersebut.

"Begitu melihat polisi datang mereka bergegas pergi, ada yang tidak sempat membawa kendaraan mereka. Nah, mereka yang kendaraannya ketinggalan ditahan oleh polisi dan dinasehati kemudian disuruh pulang," ujar Juren. (*)

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved