Breaking News:

Virus Corona

Perokok Sangat Beresiko Terinfeksi Virus Corona, Ahli Sebut Persentase Kematian Lebih Tinggi

Virus Corona (Covid-19) kini telah menjadi wabah di seluruh dunia, hingga menginfeksi jutaan orang.

Tribun Lampung - Tribunnews.com
ilustrasi merokok merusak tubuh. 

Beberapa pasien mungkin juga mengalami pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan sakit dan nyeri atau diare. 

Beberapa orang melaporkan kehilangan indera perasa dan bau. 

Sekitar 80% orang yang mendapatkan Covid-19 mengalami kasus ringan sekitar sama seriusnya dengan pilek biasa - dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus.

Sekitar satu dari enam orang, kata WHO, menjadi sakit parah. 

Orang tua dan orang-orang dengan masalah medis yang mendasari seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, atau kondisi pernapasan kronis, berada pada risiko lebih besar dari penyakit serius dari Covid-19.

Di Inggris, Layanan Kesehatan Nasional (NHS) telah mengidentifikasi gejala spesifik yang harus dicari sebagai mengalami panas atau suhu tinggi, terlihat ketika menyentuh dada atau punggung.

Batuk terus menerus, dan karena ini adalah pneumonia virus, antibiotik tidak ada gunanya. 

Obat antivirus yang kami miliki untuk melawan flu tidak akan berfungsi, dan saat ini tidak ada vaksin. 

Pemulihan tergantung pada kekuatan sistem kekebalan tubuh.

Haruskah pergi ke dokter jika mengalami batuk ataupun demam di tengah Pandemi Covid-19?

Halaman
1234
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved