Virus Corona di Ambon

BREAKING NEWS: Kota Ambon Berstatus Zona Merah Covid-19, Pemda Segera Usulkan PSBB

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Maluku, Kasrul Selang mengumumkan Ambon berstatus zona merah.

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengumumkan adanya tiga pasien positif corona virus berdasarkan rapid test yang dirawat dan diisolasi di RS Lantamal Ambon 

Kasus Corona Virus Disease (covid-19) di Maluku mencapai 22 kasus.

Sebanyak 11 pasien telah dinyatakan sembuh dan 11 lainnya masih diisolasi dan dalam perawatan.

Hal ini diumumkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang saat melakukan jumpa pers di gedung Gubernur, Senin (27/04/2020).

Berdasarkan data terbaru hingga hari ini (27/4/2020) pukul 12.00 WIT menunjukan adanya penambahan jumlah dua pasien positif.

Kasrul menyebutkan kedua pasien ini merupakan hasil penelusuran kontak terhadap pasien 15.

"Pasien kasus 21 ini merupakan pengembangan atau contact tracing dari kasus 15, begitu juga kasus 22," Kata Kasul.

Lebih jauh dia menjelaskan pasien 15 yang merupakan orang Ambon ini telah melakukan perjalanan ke daerah terpapar virus corona atau zona merah.

Usai melakukan perjalanan kemudian kembali ke Ambon pasien berinisial HB ini tidak melakukan karantina mandiri di rumah, melainkan melakukan aktivitas di luar rumah seperti biasanya.

Dia menambahkan dari hasil penelusuran kontak menunjukan beberapa orang telah dilakukan pengecekan kesehatann, dan sejauh ini dua yang telah terkonfirmasi positif.

"Mungkin karena dia merasa sehat," Imbuh Kasrul.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang akan memberdayakan 11 Penjahit Lokal untuk memproduksi masker kain.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang akan memberdayakan 11 Penjahit Lokal untuk memproduksi masker kain. (Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng)

Kasrul menyayangkan kejadian ini, pasalnya pelaku perjalanan belum sepenuhnya mengindahkan imbauan-imbauan pemerintah.

Terutama kesadaran untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing jika baru kembali dari zona merah covid-19.

Terlebih lagi, lanjut dia, pelaku perjalanan yang merupakan orang asli Ambon.

Ini akan sangat gampang tertular ke masyarakat lainnya karena sudah ada transmisi lokal.

Ternyata Santan Tak Dapat Dimasak Sembarangan Lantaran Berbahaya Bagi Tubuh, Begini Cara yang Benar

Begini Tips Agar saat Puasa Tak Mudah Haus, Termasuk Hindari Minuman Kafein

Ravio Patra Ngaku WhatsAppnya Diretas, Polri akan Gandeng Facebook untuk Selidiki Kebenarannya

Sementara tu, rincian kasus covid-19 di Maluku, sebanyak 11 pasien positif, 19 PDP dan 69 ODP.

Halaman
123
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved