Selasa, 14 April 2026

Tepergok Mencuri 5 Kg Beras, Pria Ini Menangis Ngaku Sangat Lapar dan Tak Ada Lagi yang Bisa Dimakan

Tersangka menerangkan bahwa dirinya sudah sangat lapar sekali berhubung apapun sudah tidak ada yang bisa dimasak untuk dimakan.

Editor: Fitriana Andriyani
HO Tribun Medan
Tersangka menerangkan bahwa dirinya sudah sangat lapar sekali berhubung apapun sudah tidak ada yang bisa dimasak untuk dimakan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Muhammad Fadli Taradifa

TRIBUNAMBON.COM, MEDAN - Atek (40) warga Jalan Mawar Gg Banteng Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia nekat melakukan pencurian beras.

Ia mengaku mencuri agar dapat menyambung hidupnya agar masih dapat makan.

Atek yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang bubut di Delitua ini tidak dapat lagi kerja karena sepinya pelanggan sebagai dampak wabah Corona.

Kondisi ini membuat Atek tidak ada penghasilan, ekonomi rumah tangganya pun ambruk.

Tak Kuat Tanggung Beban Ekonomi, Pria Ini Bunuh Diri, Tulis Surat Permintaan Maaf untuk Orang Tua

Warga Masih Bandel Tak Pakai Masker, Pemkot Ambon Lakukan Cara Ini untuk Cegah Covid-19

Dirinya tak ada uang untuk membeli makanan dan dalam kondisi perut sangat lapar, Atek pun gelap mata.

Pada Minggu (19/4/2020) kemarin dia datang ke sebuah warung di Jalan Cinta Karya Lingkungan 6 Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, untuk mencuri 1 karung beras 5 kg.

Namun sial dirasakan pria bertubuh kurus ini, aksinya dipergoki warga yang kemudian menangkapnya.

Saat diinterogasi mengapa mencuri, Atek hanya bisa menangis tersedu-sedu.

Warga yang iba, tidak melanjutkan kasus ini ke pihak berwajib.

Kedua belah pihak lalu sepakat berdamai.

Ingin Pulang karena Ibu Sakit, PDP COVID-19 di Samarinda Ngamuk hingga Pecahkan Kaca Jendela

3 Satpam Museum Keris Solo Serahkan Diri ke Polisi setelah Video Penganiayaan Tukang Becak Viral

Kendati begitu, Polsek Medan Baru yang mendapatkan laporan kejadian kemudian turun ke lokasi.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing memerintahkan Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan Rudi Suprianto untuk mengecek ke kediaman pelaku dan melihat kondisi kehidupannya dan apa sebab sampai melakukan pencurian.

Tersangka menerangkan bahwa dirinya sudah sangat lapar sekali berhubung apapun sudah tidak ada yang bisa dimasak untuk dimakan.

"Ia mengatakan istrinya dan ketiga anaknya meninggalkan dirinya dan tinggal bersama orangtuanya (orang tua istri) di Jalan Perjuangan Kelurahan Sari Rejo," ujar Kapolsek Kompol Martuasah Tobing, Senin (20/4/2020).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved