Virus Corona
Cegah Penyebaran Corona, Dishub Ambon Bangun Dua Pos di Jalan Masuk Kota
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon telah membangun dua pos penjagaan pada ruas jalan perbatasan masuk ke Kota Ambon
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy
TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon telah membangun dua pos penjagaan pada ruas jalan perbatasan masuk ke Kota Ambon.
Hal ini dilakukan Dishub Ambon untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran Virus Corona (COVID-19) yang dibawa dari warga luar ke Kota Ambon.
Plt Kepala Dinas Perhubungn Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan dua pos yang dibangun yakni di persimpangan Durian Patah dan Hitu maupun di Kawasan Passo.
"Yang kita aktifkan 2 yaitu simpang Durian Patah, Hitu dan kemudian di Larier Passo."
"Untuk Larier Passo itu untuk mengatasi dari arah Salahutu atau dari Seram kemudian yang di Durian Patah untuk antisipasi dari Jazirah Leihitu," ujarnya kepada TribunAmbon.com di Balai Kota, Rabu (8/4/2020).
Menurutnya, untuk pos tersebut harusnya ada tiga namun karena sudah adanya pos yang didirikan dilokasi yang dituju oleh pihak lain, pihaknya membatalkan pos tersebut.
"Kita bangun 2 pos harusnya ada 3, tapi di ruas jalan di Laha antisipasi dari AKDP dari Maluku Tengah, Hatu, Alang dan Liliboy tapi karena disana sudah ada pos yang di bangun oleh Pemda Maluku Tengah maka pos itu kita tidak pasang," tuturnya.
Untuk pos tersebut, lanjutnya diisi oleh Dinas Perhubungan Kota, BPBD Kota, Tenaga Kesehatan, Babikamtibmas maupun Babinsa.
Hal itu untuk memperkuat pos yang didirikan dalam penanganan masyarakat yang akan masuk ke Ambon.
Ia menjelaskan, kendaraan yang masuk Ambon akan ditahan dan penumpang disuruh turun untuk mengikuti prosedur yang ada.
"Kendaraan yang sampai di situ kendaraannya diminta berhenti lalu penumpangnya di suruh turun untuk dilakukan uji suhu dengan menggunakan Thermo Gun kemudian kendaraannya kita semprot dengan desinfektan."
"Setelah itu baru mereka diijinkan lewat," terangnya.
Saat kedapatan ada masyarakat yang memiliki suhu tubuh diatas normal akan langsung disuruh kembali ke daerah asal.
"Kalau kedapatan penumpang suhu tubuhnya lewat 38 derajat keatas itu segera kita tanggulangi dengan dikembalikan ke daerah asal dan yang bersangkutan diminta menghubungi puskesmas terdekat di daerah asal untuk mendapatkan pengobatan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/warga-luar-kota-yang-ingin-melakukan-perjalanan-ke-kota-ambon.jpg)