Virus Corona

Peneliti Temukan COVID-19 Bisa Bertahan 7 Hari di Masker Bedah, Jangan Menyentuh Bagian Luarnya!

"Inilah sebabnya mengapa sangat penting jika Anda mengenakan masker bedah, Anda tidak menyentuh bagian luar masker."

freepik
pemakaian masker 

TRIBUNAMBON.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menyarankan kepada masyarakat umum untuk menggunakan masker buatan sendiri, sementara masker bedah dikhususkan untuk tenaga medis.

Siapa sangka, peneliti di Hong Kong menemukan virus corona bisa bertahan 7 hari pada sebuah masker bedah.

Bahkan bagian luar masker juga bisa menginfeksi.

WHO, pada Jumat (3/4/2020) lalu, mengumumkan masyarakat perlu mengenakan masker di tempat umum.

Masker yang dimaksud yakni masker buatan sendiri maupun masker berbahan kain.

Sementara itu, WHO juga menyebut, masker bedah dikhususkan bagi para tenaga medis.

"Kita tentu dapat melihat keadaan di mana penggunaan masker, baik buatan sendiri maupun topeng kain, di tingkat masyarakat dapat membantu dengan respons komprehensif menyeluruh terhadap penyakit ini," ujar Dr Michael Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO, pada Jumat, dikutip Tribunnews dari South China Morning Post.

Baru-baru ini, sebuah penelitian menunjukkan, virus corona ternyata bisa bertahan lama pada masker bedah.

Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti dari University of Hong Kong (HKU).

Laporan tersebut diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet pada Kamis (2/4/2020), menambahkan perkembangan penelitian tentang stabilitas Sars-Cov-2 (virus corona) serta apa yang dapat dilakukan untuk mencegah penularannya.

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved