Rabu, 22 April 2026

Virus Corona

Terlacak 4 Warga ODP, Maluku Tengah Darurat Covid-19

Telah terlacak 4 warga ODP Covid-19, Maluku Tengah ditetapkan darurat Covid-19

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal menetapkan Maluku Tengah darurat Covid-19 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng

TRIBUNAMBON.COM - Beredarnya isu status enam orang ODP atau  Orang Dalam Pantauan Covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah (Maluku Tengah), akhirnya secara terbuka disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Maluku Tengah, Tuasikal Abua kepada Insan Pers di daerah itu.

Dia menegaskan sesuai data , Malteng saat ini hanya ada 4 ODP saja.

Sementara informasi yang sempat beredar di media sosial bahwa Tim Gugus Covid-19 Provinsi Maluku mencatat di Maluku Tengah terdapat enam ODP dan satu PDP Corona adalah tidak benar.

Update Virus Corona Ambon: Mulai Besok 1 April 2020, Seluruh Warga Kota Ambon Wajib Berjemur

Bupati Abua meluruskan dan menggelar rapat terbatas bersama seluruh pimpinan OPD di Masohi, kemarin Senin  (31/3/2020).

Bupati yang kini ambil alih jabatan Ketua Gugus Tugas menggantikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bob Rahmat itu mengatakan saat ini terdapat empat ODP di Malteng.

Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal menetapkan Maluku Tengah darurat Covid-19
Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal menetapkan Maluku Tengah darurat Covid-19 (Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng)

Keempat ODP ini kata dia dalam dalam kondisi baik.

Meski demikian mereka tetap dalam pemantauan tim medis selama 14 hari pengisolasian.

“Kita sementara baru terdapat empat ODP Covid-19. Satu saat ini kita isolasi di Politeknik Soekarno di Kilo 6 Amahai, satu di Kecamatan Seti, dua di Saparua,” kata Bupati Abua menegaskan.

Update Virus Corona di Ambon: 171 Penumpang Tanpa KTP Diangkut dari Kapal Ngapulu, Diisolasi 14 Hari

Sementara itu untuk  status Pasien Dalam Pengawasan di Maluku Tengah,Bupati Abua menyatakan bahwa statusnya masih nol alias kosong.

“Untuk status PDP di Maluku Tengah, masih kosong,” ujar Abua.

Meski dengan status tersebut,  dirinya tidak mau lalai dalam menangani ancaman corona tersebut.

Dia akhirnya menetapkan Maluku tengah sebagai daerah yang darurat covid-19.

“Kita sudah sepakat naikan status kita darurat ya, jadi saat ini kita darurat covid-19,” tegas Abua.

Alasannya kata dia, status darurat ditetapkan agar kita lebih mawas lagi dalam melakukan langkah-langkah cepat mencegah masuknya wabah virus tersebut ke daerah itu.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved