Virus Corona

Berjemur di Bawah Sinar Matahari Tak Dapat Bunuh Virus Corona, Ini Penjelasan Ahli

Berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat agar dapat terhindar dari virus corona (covid-19). Banyak cara digulirkan untuk imunitas tubuh terjaga.

freepik
ilustrasi berjemur 

"Postingan yang keliru baru-baru ini, yang disebut diunggah oleh Unicef, klaim bahwa menghindari es krim dan makanan dingin lainnya dapat membantu mencegah timbulnya penyakit. Ini tentu saja, sepenuhnya tidak benar," katanya.

"Kami tahu virus flu tidak bertahan dengan baik di luar tubuh selama musim panas, tetapi kami belum tahu bagaimana panas berdampak pada virus corona baru."

Infografik gejala Corona
Infografik gejala Corona (Tribunnews/Ananda Bayu)

Mencoba memanaskan tubuh Anda atau membiarkan diri Anda terkena sinar matahari, dengan anggapan membuatnya tidak ramah terhadap virus, benar-benar tidak efektif, menurut Prof Bloomfield. 

Setelah virus ada di tubuh manusia, tidak ada cara untuk membunuhny, selain imunitas tubuh yang harus melawannya.

Pihaknya menjelaskan, untuk secara aktif membunuh virus, Anda memerlukan suhu sekitar 60 derajat Celcius.

Menggunakan suhu 60 derajat celcius untuk proses mencuci baju, sarung bantal, selimut dapat menjadi ide baik, namun dengan suhu tersebut bukan pilihan yang baik untuk kulit manusia.

Dan mandi air panas atau minum cairan panas tidak akan mengubah suhu tubuh manusia yang sebenarnya, yang tetap stabil kecuali sudah sakit.

Termasuk juga membunuh virus corona.

perbedaan Corona dan flu biasa
perbedaan Corona dan flu biasa (Grafis Tribunnews/Ananda Bayu S)

Sementara itu dilansir dari Chinadaily.com.cm, suhu iradiasi matahari tidak dapat mencapai 56 Celcius.

Dan sinar ultraviolet tidak dapat mencapai intensitas lampu ultraviolet, sehingga virus tidak dapat dibunuh oleh matahari.

Halaman
123
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved