Rupiah Anjlok, Nilai Tukar Dolar AS Hari Ini Capai Rp 16 Ribu

Wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia membuat mata uang Rupiah kian melemah.

Rupiah Anjlok, Nilai Tukar Dolar AS Hari Ini Capai Rp 16 Ribu
Kolase Twitter febrofirdaus
Wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia membuat mata uang Rupiah kian melemah. 

TRIBUNAMBON.COM - Wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia membuat mata uang Rupiah kian melemah.

Melansir Bloomberg, Kamis (19/3/2020) saat ini Rupiah Indonesia turun ke level terlemah.

Hal ini karena aksi jual obligasi dan saham di Indonesia ada sedikit tanda mereda karena pandemi virus corona yang memburuk.

Rupiah merosot sebanyak 1,5 persen menjadi 15.160 per dolar pada hari Selasa, angka terendah sejak November 2018.

Ilustrasi Rupiah
Ilustrasi Rupiah (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hal ini mengimbas pada hasil obligasi 10 tahun naik 17 basis poin, sementara indeks saham negara anjlok lebih dari 5 persen, yang memicu penghentian perdagangan untuk ketiga kalinya dalam seminggu.

"Untuk IDR, sangat sulit untuk memanggil bottom sekarang."

"dan akan turun dua kali lipat jika Indonesia melakukan penutupan total," kata Mingze Wu, seorang pedagang valuta asing di INTL FCStone di Singapura yang Tribunnews kutip dari Bloomberg.

Curahan Hati Dokter yang Tangani Pasien Corona: Perang Tanpa Melihat dan tahu Jumlah Musuh

Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Wabah Corona, Jangan Sampai Pandemi Ini Membuatmu Stres!

Sementara itu, melansir Kontan.co.id, pelemahan rupiah terjadi karena tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia menjadi yang tertinggi di antara negara Asia Tenggara.

"Pergerakan mata uang di negara yang memiliki risiko penularan virus corona meningkat seperti Indonesia, mungkin masih melihat pergerakan mata uang volatil untuk sementara," kara Yanxi Tan, ahli strategi Valasi di Malayan Banking Bhd.

Selanjutnya, dikutip dari Kompas.com, berdasarkan data di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp 15.712 per dollar AS.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved