CPNS 2019

Formasi CPNS Dokter Spesialis banyak yang Nol Pelamar, BKN: Jadi PNS Modalnya Nggak Akan Kembali

Jika hanya menjadi PNS, maka modal yang dikeluarkan saat sekolah tidak bisa kembali.

Freepik
Jika hanya menjadi PNS, maka modal yang dikeluarkan saat sekolah tidak bisa kembali. 

TRIBUNAMBON.COM - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, formasi jabatan untuk dokter spesialis dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) banyak yang kosong alias tidak ada pelamar.

Menurut Bima, tidak adanya pelamar yang mendaftar pada formasi tersebut lantaran banyak dokter spesialis enggan menjadi PNS.

“Untuk menjadi dokter spesialis membutuhkan biaya sekolah yang mahal.

Sehingga, jika hanya menjadi PNS, maka modal yang dikeluarkan saat sekolah tidak bisa kembali,” kata Bima di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (21/2/2020).

Menurut dia, banyak dokter spesialis di Indonesia yang lebih memilih bekerja di rumah sakit swasta daripada menjadi PNS.

Tes SKD CPNS Pemprov Jawa Tengah Dimulai Hari Ini hingga 4 Maret 2020, Simak Link Hasil Tes di Sini!

Lolos Tes SKD CPNS? Simak Penjelasan BKN tentang Cara Menentukan Peserta yang Masuk ke Tahap SKB

BKN akan Blokir NIK Peserta Tes SKD CPNS 2019 yang Terbukti Gunakan Joki

“Hampir di seluruh Indonesia kosong, karena banyak pilih rumah sakit swasta.

Seseorang sekolah dokter spesialis mahal sekali.

Jadi kalau dia harus jadi dokter spesialis sebagai PNS, ini modalnya enggak akan kembali.

Paling murah Rp 500 Juta sekolah dokter spesialis,” kata Bima.

Sebagai contoh, di Jakarta tidak ada satupun dokter spesialis yang mau mendaftar sebagai CPNS. Begitu pun di daerah lain di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved