Breaking News:

Virus Corona

Positif Virus Corona, Seorang Pria Tinggalkan Putranya yang Lumpuh Sendirian hingga Meninggal

Seorang pria terpaksa meninggalkan putranya yang lumpuh karena positif corona dan harus dikarantina. Sang anak kemudian meninggal.

Weixin via SCMP
Seorang pria terpaksa meninggalkan putranya yang lumpuh karena positif corona dan harus dikarantina. Sang anak kemudian meninggal. 

Xiaowen dikonfirmasi positif virus corona dan dikirim ke rumah sakit daerah untuk perawatan, beberapa jam sebelum Cheng meninggal.

Belum diketahui apa yang terjadi pada putra Xiaowen yang berusia 11 tahun.

ILUSTRASI - Sejumlah ahli memberikan penjelasan terkait apakah dikarantinya Wuhan bisa memperlambat wabah Virus Corona.
ILUSTRASI - Sejumlah ahli memberikan penjelasan terkait apakah dikarantinya Wuhan bisa memperlambat wabah Virus Corona. (Xinhua/Chen Jing)

Saat dikarantina, Xiaowen memohon bantuan melalui Weibo pada Selasa (28/1/2020), karena merasa khawatir Cheng tidak mendapat perawatan tepat.

"Saya punya dua putra cacat. Putra sulungku Yan Cheng menderita celebral palsy.

Dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, dia tidak bisa berbicara atau menjaga dirinya sendiri.

Dia sudah berada di rumah sendirian selama enam hari, tanpa seorangpun memandikannya atau mengganti pakaiannya.

Dan dia tidak makan atau minum," tulis Xiaowen yang kemudian dihapusnya.

Sebelum mengeluh demam, Xiaowen dan keluarganya melakukan perjalanan dari Wuhan menuju desa leluhur mereka pada 17 Januari 2020 untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Tiga hari kemudian, Xiaowen merasa tidak enak badan.

Di sisi lain, Damihexiaomi (komunitas untuk keluarga anak autis dan kondisi lainnya di WeChat), melaporkan seorang bibi telah memberi makan Cheng tiga kali dalam sehari.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved