Minggu, 19 April 2026

Tito Karnavian Minta Bupati Natuna Cabut Surat Edaran Libur Sekolah

Pemerintah Indonesia telah memilih Natuna, Kepulauan Riau sebagai lokasi karantina 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan.

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (14/12/2019) 

2. Kebijakan meliburkan sekolah akan menghambat kegiatan belajar mengajar secara menyeluruh.

3. Meminta Bupati Natuna mencabut surat edaran dan tetap mengadakan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah.

4. Agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Kepulauan Riau dan pemerintah pusat untuk penanganan lebih lanjut.

Terkait hal itu, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan pihaknya sedang menindaklanjuti surat perintah dari Mendagri tersebut.

"Sedang ditindaklanjuti Sekda," kata Hamid, dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Takut Terpapar Virus Corona, 675 Warga Natuna Pilih Mengungsi ke Pulau Lain

Proses karantina terhadap 238 Warga Negara Indonesia dari Wuhan di Kabupaten Natuna menuai polemik.

Pasalnya, warga menjadi ketakutan soal kemungkinan terpapar virus corona yang tengah menjadi perhatian internasional tersebut.

Lantaran hal itu, warga Kampung Tua Penangih, Natuna memilih untuk pergi mengungsi.

Melansir dari KompasTV, Selasa (4/2/2020), mereka memilih meninggalkan rumah karena khawatir tertular virus corona.

Diketahui, jarak antara Kampung Tua Penangih dengan tempat karantina WNI tidak jauh.

Jumlah kepala keluarga yang mengungsi adalah 29 kepala keluarga (KK).

"Kecemasan kami warga Penagih dua hari ini apalagi dengan kedatangan WNI dari China."

"Ada RT kita 12 KK sama 17 KK jadi berjumlah 29 KK."

"Kita nggak tahu perkembangan ke depan apalagi mau dikarantina 14 hari," ujar warga Kampung Tua Penangih sebagaimana dikutip dari KompasTV.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved